Loading...

PENYERAHAN BANTUAN BENIH PADI DAN CABE DI KABUPATEN BADUNG

PENYERAHAN BANTUAN BENIH PADI DAN CABE DI KABUPATEN BADUNG
Pemerintah terus melakukan berbagai upaya unttuk dapat meningkatkan stategi pangan strategis antara lain melalui pemberian bantuan pupuk bersubsidi, bantuan alsintan, perlindungan asuransi untuk usaha tani, perbaikan jaringan irigasi serta bantuan benih. Disadari bahwa meskipun ada kebijakan pembatasan sosial bagi masyarakat, petani harus tetap bekerja untuk menjaga ketahanan pangan dan menjamin ketersediaan pangan utama khususnya beras. Berkat kerja keras seluruh petani di Kabupaten Badung dan jajaran stake holder pertanian maka sampai saat ini Badung masih mampu memenuhi kebutuhan beras bagi masyarakat di tengah berbagai tantangan sektor pertanian yang semakin kompleks. Surplus beras di Kabupaten Badung 2.555,11 ton beras. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi beras dan mengurangi biaya faktor produksi bagi petani adalah memberikan bantuan benih padi yang berkualitas disamping bantuan lain untuk menunjang peningkatan produktivitas. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana S.Sos., M.Si. dalam sambutannya pada kegiatan penyerahan bantuan benih padi dan bibit lombok/cabe yang dilaksanakan di Desa Sembung, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung. Tahun 2021 pemerintah mengalokasikan bantuan benih padi varietas Ciherang sebanyak 50.000 kg dengan sasaran luas areal 2.000 Ha tersebar pada 35 subak se Kabupaten Badung yang akan didistribusikan sampai dengan bulan Juni 2021. Sedangkan Perhiptani Kabupaten Badung memeberikan bantuan bibit cabe sebanyak 1.000 pohon untuk ibu-ibu PKK di Desa Sobangan. Wakil Bupati Badung Drs. I Ketut Suiasa, SH menyampaikan Pemerintah kabupaten Badung selalu berkomitmen dalam upaya pemberdayaan petani dan menjaga konsistensi produksi hasil pertanian terutama menjaga konsistensi produksi hasil pertanian sehingga kecukupan pangan dapat dipertahankan sebaik-baiknya. Pemerintah berupaya secara konsisten terjadi kesesuaian antara hasil produksi dengan kebutuhan serta bagaimana distribusi hasil produksi di masyarakat. Yang tak kalah penting adalah bagaimana kita mampu soal kestabilan harga hasil produksi dari petani, satu sisi masyarakat tidak mahal membeli dan di satu sisi petani tidak dirugikan dengan harga yang terlalu murah. Kegiatan tersebut dihadiri pula oleh Wakapolres Badung, Camat Mengwi, Perbekel Desa Sobangan beserta tim penggerak PKK Desa Sobangan, Kabid PHP dan Kabid Produksi Dinas Pertanian dan Pangan, Ketua Majelis Madya beserta Pekaseh penerima bantuan benih Padi serta koordinator penyuluh pertanian Kecamatan Mengwi, Petang, Abiansemal, dan Kuta Utara beserta penyuluh pertanian se Kecamatan Mengwi. Sri Nurhudiah Penyuluh Pertanian Madya, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung