BANJARBARU_Perkembangan kondisi pembangunan saat ini menuntut penyuluh pertanian memiliki kemampuan kinerja yang berorientasi pada kesejahteraan petani, pengetahuan dan wawasan yang luas, kompetensi yang fleksibel sehingga mampu menjawab tantangan dan memanfaatkan peluang yang ada. Penyuluhan masih menjadi program utama dalam pengembangan SDM Pertanian karena penyuluhan merupakan dasar terciptanya SDM yang handal dan lokomotif dalam pengembangan SDM Pertanian. Peran Penyuluh Pertanian sangat menentukan keberhasilan pembangunan pertanian. Penyuluh pertanian adalah orang yang bertugas dalam memberikan dorongan kepada petani agar mampu mengubah cara berpikir, cara kerja, dan cara hidup yang lebih sesuai dengan perkembangan, baik pengetahuan budidaya maupun teknologi. Sebagai garda terdepan pembangunan pertanian di tingkat lapangan menjadi hal yang penting. Uji Kompetensi yang dilaksanakan bagi penyuluh merupakan legitimasi dan untuk peningkatan profesionalisme penyuluh pertanian. Penyuluh pertanian dalam peningkatan dan pengembangan kariernya dilalui dengan ujian, antara lain uji kompetensi kenaikan Jenjang Jabatan, Inpassing, Alih Kelompok, dan Pengangkatan Pertama Kali Dalam Jabatan Fungsional dari formasi CPNS, utamanya bagi Penyuluh Pertanian merupakan amanah Peraturan Pemerintah Nomor 11/2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Melalui Bidang Penyuluhan Dinas TPH Provinsi Kalimantan Selatan mengadakan Acara Sosialisasi Pelaksanaan Uji Kompetensi bagi Para Penyuluh Pertanian yang dihadiri sebanyak 50 orang Penyuluh dengan tetap menerapkan Prokes (Protokol Kesehatan) dimulai tanggal 06 sampai dengan 07 April 2021 di Hotel Roditha Banjarbaru. Uji Kompetensi sangat penting dan wajib diikuti oleh seluruh ASN PNS Pejabat Fungsional Penyuluh Pertanian baik terampil maupun ahli yang akan menduduki jenjang jabatan agar lebih profesional dan kompeten. Sebelum pelaksanaan uji kompetensi peserta diberikan pembekalan terkait dengan mekanisme dan tata cara dalam mengoperasionalkan komputer dan pelaksanaan ujian kompetensi dengan sistem, sebagai pengawas dalam pelaksanaan ujian dengan sistem Computer Assisted Test (CAT). Pelaksanan ujian dengan sistem CAT bagi para Penyuluh Pertanian yang akan naik jenjang jabatan setingkat lebih tinggi, alih kelompok, inpassing, dan duduk pertama kali dalam jabatan fungsional penyuluh pertanian. Hadir sebagai Narasumber secara Virtual Bapak Welli Nugraha.,ST., MM dari Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP memberikan arahan bagaimana tatacara pelaksanaan Uji Kompetensi yang baik dan benar. Kemudian turut hadir juga Narasumber dari Balai Besar Pelatihan (BBPP Binuang), Perwakilan DPW Perhiptani dan Assesor Kompetensi Penyuluh Pertanian memberikan arahan dan semangat serta memberikan tips bagaimana bisa berhasil dalam mengikuti Uji Kompetensi nanti sehingga bisa mendapatkan hasil sesuai yang diharapkan. Dalam sambutan dan arahannya Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Selatan Ir. H. Syamsir Rahman., MS memberikan semangat kepada para Peserta, Beliau berharap acara pada hari ini dapat diikuti dengan baik. Semoga dengan adanya Sosialisasi Pelaksanaan Uji Kompetensi ini dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan serta mempersiapkan penyuluh pertanian menghadapi uji kompetensi sehingga diharapkan penyuluh dapat mengikuti uji kompetensi dengan mendapatkan hasil yang memuaskan. @Admin_KalSel 2021