Loading...

Peran Penyuluh Pertanian

Peran Penyuluh Pertanian
Pada era industri 4.0, Penyuluh Pertanian (PPL) harus dapat ikut mempermudah dan mensinergikan interaksi hulu dan hilir dalam sistem agribisnis/agroindustri, sejalan dengan upaya pembenahan sektor pertanian yang harus dilakukan pemerintah dan stakeholder terkait. Lebih dari itu petani harus dikondisikan oleh PPL menjadi mandiri, siap untuk mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan strategisnya, yakni era Industri 4,0".(sinar tani). Pola pendekatan lama dimana penyuluh sebagai agen transfer teknologi dan informasi sudah tidak cukup. Tuntutan di lapangan semakin komplit dan jika penyuluh sebagai penyedia public goods tidak bisa berperan dengan baik maka akan ditinggalkan oleh penguna tradisionalnya. Dalam era baru pertanian, penyuluh dituntut paling tidak memiliki tiga fungsi yaitu transfer teknologi (technology transfer), fasilitasi (facilitation) dan penasehat (advisory work). Untuk mendukung fungsi-fungsi tersebut, penyuluh pertanian hendaknya menguasai dan memanfaatkan media, teknologi informasi dan komunikasi yang berbasis digital. Tema-tema penyuluhan juga bergeser tidak sekedar peningkatan produksi, namun juga menyesuaikan dengan isu global yang lain seperti bagaimana menyiapkan petani dalam mengatasi perubahan iklim global dan perdagangan bebas. Petani perlu dikenalkan dengan sarana produksi yang memiliki daya adaptasi tinggi terhadap goncangan iklim, selain itu teknik bertani yang ramah lingkungan, hemat air serta tahan terhadap cekaman suhu tinggi nampaknya akan menjadi tema penting bagi penyuluhan pertanian masa depan. Tentu saja dalam menuju pertanian masa depan tersebut, kita harus memiliki visi yang sama terutama dengan para pembuat regulasi/peraturan perundangan sehingga ke depan paradigma penyuluhan pertanian industri 4.0 dapat diujudkan. __________oooooo________ Penulis : Junnaidy