Loading...

Perbanyakan Tanaman Pepaya Dengan Mencangkok

Perbanyakan Tanaman Pepaya Dengan Mencangkok
“ Perbanyakan Tanaman Pepaya Dengan Mencangkok “ mencangkok adalah sebuah teknik perbanyak tanaman secara vegetatif yang mana tujuannya adalah sifat tanaman yang dihasilkan akan sama dengan tanaman induknya serta mempercepat hasil pembuahan tanaman. teknik mencangkok ini biasa digunakan untuk mendapatkan tanaman pepaya yang tidak tinggi dan diharapkan dapat berbuah lebat. perlu sahabat ketahui, di thailand saat ini sedang populer mengembangbiakan pepaya dengan cara mencangkok. dan hasil cangkokan pepaya ini memiliki keistimewaan tersendiri, yaitu cepat menghasilkan buah, pohonnya berbatang rendah, serta buah yang dihasilkannya lebat dan manis sesuai induknya. sahabat, adapun keuntungan mencangkok pepaya antara lain : tanaman hasil cangkokan mempunyai sifat yang sama dengan tanaman induknya, lebih cepat berbuah, tanaman berbatang pendek. teknik mencangkok pohon pepaya pada dasarnya teknik dalam melakukan pencangkokan pohon pepaya sama saja dengan tanaman yang memiliki kambium lainnya, seperti pohon mangga dan jambu. yang perlu kita ingat bahwa dalam mencangkok, tanaman yang akan dicangkok adalah tanaman yang mempunyai kambium. jika tanaman yang akan kita cangkok tidak memiliki kambium, sudah jelas tidak akan bisa dicangkok. siapkan alat dan bahan yang berupa, pisau, potongan kayu kecil atau plastik (lembaran kecil), tali rapia, dan kantong kresek. cari pohon pepaya yang memiliki buah yang lebat dan manis serta sehat dan tidak terserang penyakit. hal ini bertujuan agar nantinya buah yang dihasilkan lebat dan manis sama seperti induknya. silahkan pilih mau bagian batang utama atau batang cabang yang ingin di jadikan media cangkok. iris batang dari pinggir/tepi hingga ke tengah-tengah batang, dengan cara miring dari bawah ke atas. irisan ini memiliki tujuan untuk menghasilkan tunas-tunas pepaya baru yang akan dicangkok. irisan pada batang selanjutnya dibatasi dengan menggunakan plastik lembaran kecil atau menggunakan potongan kayu supaya daging batang tidak menyatu kembali. tutup irisan tadi dengan tanah yang sudah bercampur pupuk dan bungkus tanah tersebut dengan menggunakan plastik atau sabut kelapa. biarkan beberapa bulan menunggu akar cangkokan tumbuh dan lakukan penyiraman dan pemupukan secara rutin, 3 kali dalam seminggu. kurang lebih tiga minggu, cangkokan sudah bisa di pindah ke media tanam atau di lahan. potong batang pada bagian bawah cangkokan dengan hati-hati, agar cangkokan tidak rusak. Penulis : Tim TPL BPP Bambanglipuro