Loading...

Peringati Hari Pangan Sedunia, Jawa Timur Promosi Gaya Hidup Sehat

Peringati Hari Pangan Sedunia, Jawa Timur Promosi Gaya Hidup Sehat
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Propinsi Jawa Timur menggelar peringatan Hari Pangan Sedunia yang ke 40 Senin, 14 Desember 2020. Mengangkat tema “Pertanian kita andalan ekonomi bangsa”, ditengah pandemi Covid 19 untuk menciptakan kesadaran pangan dan mempertahankan akses pangan serta gaya hidup sehat. Acara yang digelar di Kebun Kelengkeng Suwarno Kec Plandaan Kabupaten Jombang dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Propinsi Jawa Timur, Assisten II Pemerintah Kabupaten Jombang serta pejabat di lingkup pemda Kab Jombang. Peringatan HPS tahun 2020 berbeda dengan tahun sebelumnya, mengingat masih dalam situasi pandemi. Kegiatan yang terlaksana sederhana dengan tetap mematuhi protokol kesehatan tidak mengurangi esensi makna HPS. Situasi pangan di Kabupaten Jombang disampaikan oleh Asisten II Pemkab Jombang. “ Cadangan pangan yang tersedia sebesar 734 kg /bulan di setiap lumbung pangan. Dengan adanya program “Lumbung Ojo Suwung”di tahun 2020 akses pangan di Kabupaten Jombang dalam kondisi terjamin.” Kata Jufri. Masalah pangan menjadi tanggung jawab bersama agar tercipta kedaulatan pangan. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Propinsi Jawa Timur mengatakan bahwa Jawa Timur surplus dan aman. “ Berdasarkan angka prognosa bulan Desember tahun 2020, pangan Jawa Timur dalam kondisi cukup. Ketersediaan beras 2,5 Juta ton, Jagung 2,8 Juta ton, Bawang merah 129 ton” ucap Hadi Sulistiyo. Ketahanan pangan untuk memenuhi gizi masyarakat sehari hari. Tantangan yang dihadapi dalam pembangunan pertanian yang mewujudkan ketahanan pangan: (1) penyusutan lahan pertanian, (2) Regenerasi petani , (3) Perubahan pola konsumsi masyarakat dan (4) Pemenuhan gizi. Dalam menghadapi tantangan yang ada, perlu upaya strategis meliputi: (1) Peningkatan produksi dan produktivitas pertanian melalui program intensifikasi pertanian, (2) Mekanisasi pertanian dan perbaikan infrastruktur pertanian, (3) Peningkatan nilai tambah industry hasil pertanian, (4) Pengembangan KRPL (5) Mengubah pola konsumsi pangan (6) Meningkatkan minat generasi muda. Ditengah wabah pandemi, masalah pangan tidak cukup dengan ketersediaan pangan tetapi juga kualitas pangan. Pola hidup sehat dengan makanan bergizi dapat menjaga kesehatan dan daya imunitas tubuh. Penulis : Achmad Fauzi, S.P