Loading...

PERKANDANGAN AYAM BURAS YANG DIANJURKAN

PERKANDANGAN  AYAM BURAS YANG DIANJURKAN
Budidaya ayam buras secara turun temurun sudah umum dilakukan oleh masyarakat di perdesaan. Teknologi yang diterapkan sangat sederhana ikut berpengaruh pada hasil produksi ayam buras. Kemajuan teknologi budidaya ayam buras yang berkembang idealnya juga harus mampu dilakukan oleh masyarakat di perdesaan dengan merubah prilaku pengelolaan budidaya ayam buras yang menerapkan teknologi anjuran semi intensif dan intensif. Salah satu teknologi anjuran yang bisa dilakukan masyarakat dalam budidaya ayam buras adalah teknologi pemeliharaan ayam buras dengan kandang ren dan kandang batterai. Budidaya Ayam Buras dengan Kandang RenTeknologi budidaya ayam buras dengan kandang ren adalah pola budidaya ayam buras semi intensif dengan menerapkan teknologi ayam buras tidak lagi hidup bebas. Ayam buras hidup dilingkungan kandang sepanjang waktu. Kandang ren adalah kandang yang diperuntukkan untuk ayam buras dikelilingi oleh pagar. Dalam kandang berpagar dilengkapi kandang bermain dan kandang istirahat. Dalam kandang bermain harus dilengkapi dengan sarang bertelur, tempat pakan dan tempat minum. Pada kandang istirahat dilengkapi dengan tempat ayam bertengger Ayam yang dibudidayakan dalam kandang ren dapat dikelola sebagai ayam petelur dan ayam pedaging. Bila pilihan pada ayam petelur dapat diusahan sebagai ayam buras penghasil telur tetas atau telur konsumsi. Untuk pemeliharaan ayam buras penghasil telur tetas jumlah perbandingan ayam jantan dan betinanya harus diperhitungkan benar sex ratio antara jantan dan betina. Teknologi yang dianjurkan perbandingan sex ratio ayam buras idealnya 1 : 5 - 9 artinya seekor ayam buras jantan dapat dikumpulkan dengan 5-9 ekor ayam buras betina. Jika pilihan usaha pada ayam buras penghasil telur konsumsi ayam buras pejantan tidak lagi diperlukan dalam kandang ren. Luas lahan yang digunakan untuk budidaya ayam buras petelur idealnya dengan kandang ren seluas 150 meter persegi dapat dibudidayakan sejumlah 100 ekor ayam buras. Untuk lahan yang sempit dapat mengacu luasan lahan yang digunakan 15 meter persegi untuk pemeliharaan 2 ekor ayam buras jantan dengan 8 ekor ayam buras betina dewasa. Pada lahan kandang ren ayam buras dilepas bebas dalam kandang berpagar yang harus disediakan pakan serpanjang waktu. Pemberian pakan pada ayam buras sesuai kebutuhan gizi pakan yang diperlukan ayam buras untuk hidup pokok, produksi dan reproduksi. Pakan yang diberikan harus dalam keadaan kering atau diseduh dengan air hangat dan harus habis dalam satu hari. Kebutuhan pakan ayam untuk seekor ayam buras 100 gram/hari yang diberikan dua kali sehari pada pagi dan sore hari. Selain pakan yang tersedia setiap waktu air minum juga harus disediakan setiap waktu dengan jumlah air yang diberikan minimal 2 liter sehari untuk 10 ekorBudidaya Ayam Buras dengan Kandang BatteraiBudidaya ayam buras kandang baterai umumnya diperuntukkan bagi ayam buras penghasil telur konsumsi. Ayam buras hidup di kandang bentuk sangkar selama hidup. Kandang baterai merupakan kandang individu dengan ukuran kandang minimalnya 450 cm persegi dengan ukuran yang dianjurkan 15 cm x 30 cm per ekor Namun dalam praklteknya biasanya kandangnya diperlebar menjadi 750 cm persegi ukuran yang dianjurkan 25 cm x 30 cm. Untuk 100 ekor ayam buras betina dewasa.diperlukan luasan lahan 7,5 m x 0,3 m. Selain untuk budidaya ayam buras petelur kandang baterai sebenarnya juga dapat digunakan untuk kandang karantina yang ditempatkan dilokasi tersendiri jauh dari kandang ayam buras petelurKandang baterai dianjurkan berada minimalnya satu meter diatas permukaan tanah dan diberikan naungan agar tidak terkena hujan dan terik matahari serta hembusan angin yang kencang. Naungan atap kandang baterai yang umumnya digunakan terbuat dari atap rumbai atau genteng. Kandang baterai umumnya diperuntukkan bagi ayam penghasil telur konsumsi. Namun juga bisa dimanfaatkan untuk ayam buras penghasil telur tetas dengan syarat perkawinan dilakukan secara Inseminasi Buatan yang biasa dikenal dengan nama IB ayam buras.Pemberian pakan dan minum pada ayam buras yang dibudidayakan secara kandang baterai tidak bedanya dengan budidaya ayam buras kandang ren yaitu untuk kebutuhan hidup pokok, produksi dan reproduksi. Jumlah ransum yang diberikan juga sama yaitu 100 gram/ekor/hari dan untuk pemberian air minumjumlah yang diberikan dianjurkan mengacu pada takaran 2 liter air untuk 10 ekor ayam buras. Penyajian pakan dan minum pada ayam buras yang dibudidayakan pada kandang baterai didepan masing masing kandang. Nani Priwanti - PP BPPSDMP Sumber1. . Sofjan Iskandar, Seri Peningkatan Manfaat Sumberdaya Genetik Ternak UsahaTani Ayam Kampung. Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor, 2010