Loading...

PERLUNYA MELAKUKAN PENJARANGAN ANAKAN TANAMAN PISANG UNTUK MENDAPATKAN HASIL YANG BERMUTU BAIK

PERLUNYA MELAKUKAN PENJARANGAN ANAKAN TANAMAN PISANG UNTUK MENDAPATKAN HASIL YANG BERMUTU BAIK
Penjarangan adalah merupakan suatu tindakan pengurangan banyaknya anakan tanaman pisang yang bertujuan untuk memberi ruang tumbuh bagi tanaman yang tersisa. Penjarangan anakan pisang dilakukan agar kepadatan populasi tanaman terjaga sehingga pertumbuhan tanaman pisang dapat tumbuh optimal, seerta mendapatkan hasil yang maksimum. Tanaman pisang merupakan tanaman yang mudah tumbuh dan mudah berkembang dalam peranakan tunas dari induk bonggolnya. Bila induk tanaman sudah mulai dewasa dan akan berbuah, rumpun tanaman akan mengeluarkan tunas-tunas benih pisang hingga berpuluh-puluh batang. Bila tunas-tunas tersebut dibiarkan akan terjadi persaingan merebutkan unsur hara pada rumpun pisang tersebut sehingga akan terjadi persaingan pertumbuhan tanaman yang kurang baik. Kegiatan penjarangan pada tanaman pisang sangat perlu dilakukan, hal ini bila kegiatan ini tidak dilakukan penjarangan akan berakibat buruk pada pertumbuhan tanaman dan akan terjadi pertumbuhan tanaman yang kurang sehat kehilangan produksi, kwalitas dan mutu yang baik. Tujuan dari kegiatan mengurangi/melakukan penjarangan adalah untuk mengurangi persaingan hara antar tanaman dan meningkatkan pertumbuhan tanaman, produkstivitas dan kualitas hasil pisang. Dengan tumbuhnya tunas-tunas anakan pisang muda yang dihasilkan dari rumpunpi sang tersebut ada dua tipe anakan yaitu anakan muda dengan daun yang sempit (anakan pedang) dan anakan dengan daun yang lebar (anakan air) Selanjutnya bagaimana cara melakukan penjarangan anakan pisang tersebut dengan baik, antara lain ; Penjarangan dapat dilakukan setiap tiga bulan seskali. Anakan tanaman pisang sebaiknya dilakukan pembuangan pada anakan yang tumbuh mengarah pada jalan kekebun, hal ini bila tidak segera dilakukan semakin hari semakin besar dan akan menutup akses jalan menuju kebun. Selanjutnya jalan akan menyempit dan akan memperhambat jalannya kontribusi kegiatan pembawaan material seperti pupuk, penunajang pohon, dan sarana prasarana pemeliharaan tanaman maupun sebaliknya dalam kegiatan membawa hasil panen pisang pun juga akan mendapat kesulitan. Dalam penjarangan anakan tanaman pisang yang sudah berumur enam bulan sebaiknya dijadikan benih tanaman pisang untuk inisiasi pengembangan kebun baru. Tunas yang dibuang sebaiknya berukuran kurang dari 30 cm. Pilih dan pelihara anakan yang berdaun pedang dan tinggalkan 1-2 anakan per rumpun. Penjarangan anakan juga dapat dilakukan dengan cara mematikan anakan dengan metode berikut; Memotong anakan pisang sebatas permukaan tanah, dengan cara mencongkel bagian tengah batang lalu tuangkan 2-3 ml (1/2 sendok teh) minyak tanah. Pencukilan tunas anakan pisang dari bonggol. Dapat juga penyiraman menggunakan minyak tanah, bensin atau herbisida 2,4-D 50 % sebanyak 2-12 tetes pada batang semu anakan yang telah mencapai tinggi tunas 30-60 cm. Untuk mematikan anakan yang lebih kecil dapat mengurangi dosisnya. Ditulis ulang oleh : Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber : Balitbangtang, tim.unsurtani@gmail.com dan Berbagai sumber media elektronik (Internet) Gambar : tim.unsurtani@gmail.com