Loading...

PERLUNYA MELAKUKAN SANITASI TANAMAN PISANG UNTUK MENJAGA KUALITAS DAN MUTU BUAH BERSTANDAR NASIONAL INDONESIA

PERLUNYA MELAKUKAN SANITASI TANAMAN PISANG UNTUK MENJAGA KUALITAS DAN MUTU BUAH BERSTANDAR NASIONAL INDONESIA
Salah satu faktor yang menentukan kestabilan akan produk hortikultura pada millenium mendatang , sehubungan dengan kebutuhan pangan, khususnya produk hortikultura, adalah salah satunya buah (pisang) yang berkualitas, tersedia sepanjang musim, banyak pilihan dan harga terjangkau. Sedang untuk produk olahan, syarat yang diminta antara lain: praktis, mudah didapat, higienis, instan, harga terjangkau. Sehingga pada era millenium mendatang, dibutuhkan teknologi yang menjanjikan dan mampu menyediakan jenis produk baik segar maupun olahan dari komoditas hortikultura (pisang) yang memenuhi selera, kebutuhan dan gaya hidup masyarakat global. Produk hortikultura (pisang) yang era sekarang ini masih tetap akan dibutuhkan oleh kita. Namun mungkin melakukan pengolahan lebih lanjut untuk merubah bentuk, warna, aroma dan rasa yang berbeda. Yang pasti manusia mendatang membutuhkan produk yang berkualias tinggi (kandungan vitamin dan mineral tinggi), aroma dan rasa tetap alamiah. dihasilkan lewat aplikasi teknik bioteknologi, yang sebelumnya vitamin-vitamin ini diproduksi secara masal dari bahan sintetis lewat reaksi kimi. Namun demikian manusia mendatang, masih tetap membutuhkan buah dan sayuran sebagai salah satu komoditi pemuas kebutuhan mereka, sekaligus sebagai bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan vitamin, mineral, flavour yang khas dan serat kasar, yang tidak bisa tergantikan oleh hasil teknologi apapun juga. Salah satu inovasi teknologi yang mendukung program tersebut, terutama untuk menjaga kulaitas dan mutu produk buah pisang yang berstandar Nasional Indonesia (SNI) dalam menggusahakan budidaya pisang di lahan usaha perlu menerapkan sanitasi lahan kebun pisang secara intensip. Usaha untuk menjaga kebersihan kebun/sanitasi tanaman pisang dilakukan dengan cara membersihkan areal pertanaman dari gulama, daun-daun, ranting bekas pangkasan dan buah-buahan yang busuk atau rontok diareal tanaman kebun pisang tersebut. Tujuan dilakukan Sanitasi Kebun Pisang adalah; Untuk Membersihkan lingkungan sekitar tempat tumbuhnya tanaman agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal. Mengurangi kompetisi penyerapan hara antara tumbuhan dengan tanaman pengganggu (gulma). Serta menjamin proses pertumbuhan hingga produksi tanaman pisang yang sedang berlangsung secara maksimal, menekan resiko serangan organisme penganggu tanaman pisang, serta menekan persaingan oleh tumbuhan lain untuk mendapatkan unsur hara dan sinar matahari. Sasaran yang di inginakan dalam melakukan Sanitasi Kebun Pisang adalah; Lahan usaha tanaman poisang menjadi bersih dan bebas dari gangguan gulma sehingga sehingga tanaman pisang dapat tumbuh optimal. Alat untuk sanitas kebunpisang Cangkul Fungsi dari cangkul adalah untuk menghilangkan gulma/membersihkan gulma dan digunakan untuk membumbun tanaman pisang. Arit/Sabit untuk membabat atau memotong gulma dan daun pisang yang sudah menguning. Pengendalian gulma pada tanaman pisang dilakukan dengan cara berikut ini : Dimulai pembersihan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman Gulma di cabut dan di timbun dengan tanah supaya menjadi kompos. Cara membersihkan Kebun Pisang Membersihkan bekas-bekas kemasan pestisida, pupuk, dan sampah-sampah lainnya. Memangkas dau dan ranting yang sakit atau yang menunjukkan tanda-tanda serangan hama dan penyakit. Bekas pangkasan tadi di kumpulkan di sautu tempat kemudian di bakar untuk membunuh spora atau bakal penyakit. Membersihkan gulma dan tumbuhan pengganggu dengan cara mencangkul di sekitar permukaan tanaman pisang. Penyiangan jangan sampai melukai akar karena bila akar terluka akan menyebabkan penularan penyakit. Memotong daun pisang yang sudah mengering dan daun yang sudah menguning (rusak/patah) dipotong. Bila memotong pelepah daun yang sudah menunjukkan gejala serangan penyakit, daun dikumpulkan pada satu tempat kemudian dibakar agar tidak menjadi sumber infeksi. Setelah selesai semua peralatan pertanian yang di gunakan di cuci dengan air hingga bersih kemudian di keringkan untuk menjaga dari tumbuhnya jamur atau pengkarantan. Ditulis ulang oleh : Dalmadi BBP2TP Bogor Sumber : Balitbangtang, SOP Pisang Gunung Kidul dan Berbagai sumber media elektronik (Internet) Gambar : SOP Gunung Kidul