Loading...

PERLUNYA SANG INOVATOR DALAM MENGHADAPI KELANGKAAN PUPUK BERSUBSIDI

PERLUNYA SANG INOVATOR  DALAM MENGHADAPI KELANGKAAN PUPUK BERSUBSIDI
Kebijakan pemerintah untuk mengurangi subsidi pupuk di sektor pertanian merupakan pukulan berat bagi petani dalam berusaha tani. hal ini berakibat akan semakin berkurangnya paket pupuk bersubsidi dalam setiap satuan hektarnya. Di sisi lain kebutuhan petani akan pupuk semakin lama semakin bertambah. kondisi semakin bertambahnya kebutuhan pupuk di akibatkan oleh berbagai faktor, antara lain: 1. Semakin berkurangnya ketersediaan unsur hara tanah. 2. Pergiliran tanam sebagaian besar belum di laksanakan, masih padi, padi dan padi. 3. Pencapaian target produksi panen yang semakin di pacu dari tahun ke tahun. Kondisi ini memerlukan pemikiran-pemikiran inovatif dari pelaku usaha tani guna mengurangi kebutuhan petani akan pupuk kimia bersubsidi. berbagai cara bisa di laksanakan antara lain: 1. Melaksanakan dengan sepenuhnya program-program pemerintah melalui dengan pertanian organik. 2. Pemanfaatan mesin-mesin panen modern (mini combine harvester) guna mengembalikan sisa jerami ke kahan secara merata dengan harapan semakin berkurangnya jerami yang di bakar. 3. Pemanfaatan kotoran-kotoran hewan yang telah di fermentasi dalam pemupukan tanaman. semoga sumbangsih pemikiran tentang keadaan petani dan solusi pemecahanya bisa menyadarkan pelaku usaha tani untuk segera bangkit dari ketergantungan akan pupuk bersubsidi. Agus pasianto, SP/Admin_Ngawi