Nama Kota Malang sudah dikenal sejak dahulu dengan sebutan Kota Pendidikan dan Pariwisata, selain itu masih banyak keunggulan dan keindahan yang dapat dilihat kalau kita jalan-jalan di kota ini, namun akan terdengar penasaran kalau di Kota Malang masih ada kegiatan usaha di bidang peternakan, mengingat pemukiman yang sudah padat dan banyaknya bangunan pertokoan yang berjajar di sepanjang jalan. Hal ini dapat di lihat di salah satu wilayah Kecamatan Kedungkandang tepatnya di Kelurahan Tlogowaru RW. 02 RT. 05 terdapat peternakan yang mengembangkan kambing Etawah. Bukan sekedar budidaya pembesaran atau penggemukan pada umumnya, tetapi disini yang menarik kambing etawah disiapkan dan cetak untuk kontes, sehingga yang membedakan cara pemeliharaan dan perawatan yang perlu perlakuan khusus, agar mendapatkan ternak yang tidak sekedar gemuk tapi yang proporsional. Aziz Ansori atau biasa dengan sebutan Aziz Moreno, seorang pemuda asal Kelurahan Kotalama Kecamatan Kedungkandang Kota Malang yang sejak kecil mencintai ternak kambing yaitu sekitar awal tahun 2015 mencoba membeli bakalan kambing PE (Peranakan Etawah) untuk dipelihara guna persiapan menjelang Hari Raya Kurban, karena sering ketemu dengan beberapa peternak kambing dan diantaranya ada yang menawarkan anakan dari kambing juara kontes karena rasa penasaran maka dibelilah dengan harga 13 juta umur anakan 3 bulan (cempe), memang mahal harga tersebut saat itu karena kambing biasa atau peranakan seumur itu di pasaran 2 juta sudah bagus. Berkat ketalatenan dan keuletannya kambing yang diberikan nama Moreno tersebut tumbuh dan besar dengan penampilan yang menarik. Rasa penasaran muncul, maka diikutkan kontes mulai dari kelas D,C,B dan A. Prestasi demi prestasi diraih dari tingkat lokal sampai nasional, penawaran dari harga puluhan juta hingga ratusan juta dari para penggemar namun tidak dilepas. Aziz Moreno menyadari keberhasilan ini, tidak lepas dari bagaimana ia memaduserasikan antara budidaya kambing etawa yang baik dan seni atau kreativitas dalam mendapatkan kualitas yang tinggi. Untuk pemula, cara budidaya Kambing Etawa adalah sebagai berikut : 1. Mempersiapkan Kandang dan Lokasi Budidaya Tips budidaya kambing etawa selanjutnya serta wajib diperhatikan ialah lingkungan ternak (kandang), hindari pemukiman padat penduduk sebab dapat mengusik tetangga dan warga sekitar. Ada baiknya memiliki lokasi budidaya jauh dari pemukiman ataupun memilih lokasi yang luas karena peternakan Anda membutuhkan sirkulasi udara dan pencahayaan matahari yang cukup. Fungsi kandang merupakan tempat untuk hidup, pembudidayaan, pengembangan, lokasi untuk melindungi dari ancaman pemangsa, serta tempat berteduh dari perubahan cuaca. Kandang merupakan salah satu faktor penting sebagai penentu tingkat kebehasilan budidaya Kambing Etawa. Secara umum pembuatan kandang Kambing etawa mudah dan sama seperti pebuatan kandang kambing biasa. Berikut merupaan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan kandang Kambing etawa agar sukses berbudidaya antara lain : (1) Fasilitasi kandang dengan sanitasi kesehatan yang baik; (2) Buatlah kandang dengan bahan yang kuat dan tidak mudah rusak; (3) Perhatikan lubang ventilasi, tempat makan yang mudah dijangkau, alur sirkulasi kotoran; dan (4) Tempatkan kandang dilokasi yang mudah dijangkau sinar matahari, hal ini berguna untuk mengurangi kelembaban pada kandang. 2. Memilih Bibit Unggulan Setelah mengetahui jenis kambing yang ingin dijadikan pilihan, tips budidaya kambing etawa selanjutnya adalah memilih bibit indukan maupun anakan unggulan dan tentunya berkualitas baik. Guna menghindari hal yang tidak menyenangkan apalagi Anda merupakan orang awam dalam bidang pembudidayaan Kambing etawa sebaiknya membeli dari kelompok ternak yang terpercaya dan mempunyai anakan kambing ataupun indukan kambing berkualitas super. Cara terbaik memilih bibit kambing etawa unggul adalah dengan mengetahui dari kerutunan atau sisilah keturunannya, dan yang tak kalah penting ialah melihat serta mengamati secara langsung kadang dan juga peternakan kambing pilihan Anda. Sebaiknya lakukan observasi kepada anakan kambing (cempe), apakah kebanyakan atau secara umun cempe yang dilahirkan dalam satu keluarga kambing pilihan Anda dilahirkan dengan pola sama, contohnya telinga, bulu, dan kepala. Seperti penjelasan diawal tadi, pola telinga berkatagori bagus adalah telinga yang menjulai ke bawah, lemas, dan panjang. Makin panjang telinga kambing pilihan Anda, tandanya semakin bagus Kambing etawa tersebut. Amati juga tulang-tulang cempe apakah memiliki karakter yang kokoh dan besar, sebab semakin besar tulang anakan kabing, berarti semakin banyak peluang kambing pilihan Anda dapat tumbuh besar. Sementara, Kambing etawa jantan yang baik untuk dijadikan hewan budidaya yaitu dengan ciri-ciri sebagai berikut, memilki postur punggung lurus, besar, kaki kokoh, tidak cacat secara fisik, dan sudah memiliki umur tidak kurang dari 1,5 tahun. Sedangkan untuk kambing betina yang bagus untuk dijadikan indukan etawa yaitu memiliki kaki lurus, bentuk tubuh proporsional, mempunyai sikap jinak, memiliki jumlah puting lengkap dan apabila diraba terasa kenyal, serta tidak kalah pentingnya adalah kambing terbebas dari penyakit. 3. Asupan Pakan dan Nutrisi Tips selanjutnya yaitu pemberian pakan dan nutrisi kepada Kambing etawa Anda, ini berfungsi untuk menjaga kambing budidaya tetap sehat serta cepat beradaptasi dengan lingkungan baru (kandang dan lokasi ternak). Lazimnya, pakan ternak Kambing etawa dibagi menjadi dua macam, yakni jenis pakan hijauan segar seperti berbagai macam jenis rumput dan dedaunan serta yang kedua merupakan jenis pakan tambahan, contohnya tepung ikan, polar, kacang-kacangan, vitamin, bungkil kepala, dan obat mineral. Bagi para peternak dan pembudidaya hewan mestinya tidak asing dengan namanya kambing etawa.Kambing yang didatangkan dari India ini dikenal berbadan besar hingga mencapai bobot 91 kilogram. Maka itu, tidak sedikit peternak yang menjatuhkan pilihannya kepada kambing satu ini. Sebab Kambing etawa tergolong kedalam jenis tipe kambing dwiguna, dapat dimanfaatkan susu dan juga dagingnya. 4. Pemeliharaan dan Perawatan Tips budidaya Kambing etawa bagi pemula dengan mudah selanjutnya yang tidak kalah penting ialah, pemeliharaan dan perawatan. Untuk pemiliharaan dan perawatan kambing agar tetap sehat dan energik sangatlah mudah. Berikut ini akan dijelaskan, antara lain : (a) Lakukan proses sanitasi atau pembersihan kadang secara rutin, agar tetap menjaga kebersih dan kennyaman kambing; (b) Lakukan pemberiaan makanan secara variasi, hindari pemberiaan makanan secara monoton. Contohnya pemberiaan pakan hijau terus menerus tanpa ada variasi lain; (dan c) Hindari pemberian makan secara sering dan banyak, sebab Kambing etawa merupakan golongan hewan memamah biak (mengunyah kembali makanan yang sudah masuk ke lambung). Pemberian makan secara sering dan banyak, dapat menyebakan kondisi kurang baik, hal tersebut hanya menjadikan kambing buncit tetapi tidak gemuk. Ketahui juga penyakit yang umumnya menyerang kambing seperti cacaing, kembung perut (nloat), kudi (scabies), paru-paru (pneumonia), orf dan koksidiosis. Apabila Kambing Etwa Anda terjangkit penyakit tersebut atapun penyakit lain, maka lakukan pemisahan dan segeraka berikan pengobatan untuk mencegah terjadinya penularan. Dengan budidaya kambing etawa yang baik, menimbulkan kepuasan dan kebanggaan yang memotivasi Aziz sehingga terus berburu kambing etawah betina yang bagus untuk dikawinkan dengan Moreno. Harapannya akan muncul Moreno-moreno baru yang kualitasnya tidak kalah dengan pejantannya. Saat ini peternakan kambing etawah milik Aziz (Old City Farm) sudah ada sekitar 25 ekor dan ada yang mulai berprestasi dalam ajang kontes diantaranya : Baja Hitam, Gogon, Escobar, Sultan dll. Sehingga aziz dengan old city farm makin dikenal di komunitas peternak kambing etawah. Kegiatan yang dulunya sekedar cuma coba-coba sekarang berkembang menjadi bisnis yang menjajikan bahkan sudah dapat memperkerjakan 3 orang pemuda sekitar. SEMOGA MENJADI INSPIRASI……