Durian (Durio zibethinus Murr) merupakan tumbuhan tropis yang berasal dari wilayah Asia Tenggara. Di Indonesia menjadi salah satu buah unggulan, yang disukai banyak orang karena rasa daging buah yang lezat dan aromanya yang khas. Harganya relatif lebih tinggi dibanding dengan buah lainnya, maka bagus dikembangkan yang dapat menambah penghasilan petani. Agar tanaman durian dapat tumbuh baik dan banyak produksinya harus diperhatikan dalam budidaya yang baik dan benar. Cara budidaya pohon durian dengan baik dimulai dengan kegiatan persiapan tanam yang meliputi: pemilihan lahan, persiapan lahan, dan persiapan benih. Memilih Lahan Lahan merupakan sebidang tanah yang akan ditanami durian dan diharapkan nantinya diperoleh pertumbuhan dan produksi yang baik. Lahan harus dipilih yang memiliki kondisi sesuai dengan persyaratan tumbuh tanaman durian, yaitu: 1) Ketinggian tempat antara 400 – 600 meter di atas permukaan laut; 2) Tersedia cukup air atau tipe iklim A dan B atau memiliki 7 – 10 bulan basah dan 2 – 4 bulan kering dengan curah hujan 1.500 – 2.500 mm per tahun; 2) Intensitas matahari 40 - 50%; 3) Suhu udara 22 – 29 derajat Celcius. Selain itu lahan bisa dataran rendah, tetapi curah hujan merata sepanjang tahun. Jika lahan dataran lebih tinggi lagi akan menghambat waktu berbunga durian. Persiapan LahanJika lahan untuk tanam durian sudah dipilih, selanjutnya dilakukan persiapan lahan, yaitu: 1) Lahan dibersihkan dari gulma , tumbuhan, akar-akar, kotoran, batuan, plastik, dan lain-lain; 2) Jika lahan mempunyai kemiringan lebih 30 derajat, perlu dibuat terasering; 3) Buatlah lubang tanam dengan jarak 10 x 10 meter untuk monokultur (lahan hanya ditanami durian saja), sedangkan untuk tumpangsari (satu lahan ada tanaman lainnya/campuran) jarak lubang 20 x 20 meter. Setiap lubang dengan ukuran panjang x lebar x dalam = 60 x 60 x 60 cm. Tanah lapisan atas ditaruh sebelah kanan lubang dan tanah lapisan bawah ditaruh sebelah kiri lubang; 4) Lubang dibiarkan terbuka sekitar 2 minggu agar bibit hama dan penyakit mati terkena matahari langsung; 5) Setelah 2 minggu tanah bagian atas dikembalikan ke dalam lubang yang sebelumnya terlebih dahulu dicampur dengan pupuk kandang/kompos 20 – 40 kg dan SP36 sebanyak 400 gram per lubang tanaman, sedangkan tanah bagian atas tidak dikembalikan dalam lubang/tidak dipakai Persiapan Benih Cara menanam pohon durian dengan baik diawalai dengan memilih bibit durian yang akan ditanam harus bermutu baik dari varietas unggul dan telah dilepas oleh Menteri Pertanian, antara lain: Durian Sunan, Durian Sukun, Durian Petruk, Durian Mas. Menanam durian sebaiknya secara vegetatif (dari tanaman bukan biji) agar jelas mutunya dan dan diperoleh tanaman yang seragam, antara lain dengan cara okulasi, sambung pucuk, penyusuan, dan cangkok. Selanjutnya pilihlah benih durian bersertifikat dan dari hasil perbanyakan vegetatif okulasi atau grafting dengan kriteria sebagai berikut: 1) Benih berasal dari indukan yang hasil panenya melimpah, tinggi benih minimal 40 cm dari mata tempel/okulasi/grafting; 2) Benih durian telah berumur 6 bulan atau lebih setelah dilakukan okulasi/grafting; 3) Benih secara visual terlihat batangnya lurus dan kokoh, banyak daunnya, bibit durian sehat segar terbebas dari penyakit maupun hama tanaman, banyak terdapat tunas baru pada batang bibit durian, dan banyak akanya. Lahan seluas 1 hektar memerlukan benih durian sebanyak 100 pohon, namun perlu ditambah 10 pohon (10%) sebagai cadangan untuk menyulam benih durian yang mati setelah ditanam. Label/setifikat benih durian yang telah ditanam. Demikian uraian tentang persiapan tanam durian yang baik, mudah-mudahan dapat sebagai acuan oleh petani dalam mengembangakan tanaman durian. Jika melakukan budidaya tanaman perlu dicatat setiap kegiatan yang dilakukan, sebagai dokumentasi untuk acuan dalan perawatan maupun pengembangan lebih lanjut. Selamat mencoba, semoga sukses. Penulis: Susilo Astuti H. – Pusluhtan. Daftar Pustaka:Anonim. Buku Pintar Budi Daya Tanaman Buah Unggul Indonesia. Jagakarsa – Jakarta Selatan: PT Agromedia Pustaka. 2009.Budidaya Durian. Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika - Solok, Puslitbang Hortikultura, Balitbangtan. 2012.Penerapan Teknologi Produksi Durian. Direktorat Budidaya dan Pascapanen Buah, Ditjen. Hortikultura, Kementan.2013.