Loading...

PERTEMUAN TEKNIS PENYULUHAN PERTANIAN TAHUN 2014

PERTEMUAN TEKNIS PENYULUHAN PERTANIAN TAHUN 2014
PERTEMUAN TEKNIS PENYULUH PERTANIAN KABUPATEN SIGI Kinerja Penyuluh Pertanian Kabupaten Sigi saat ini mulai menunjukkan kemajuan yang nyata walaupun di sana sini masih banyak sorotan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi penyuluh, bila dibandingkan dengan kondisi awal terbentuknya Kabupaten Sigi sebagai daerah otonom. Sekarang ini penyuluh pertanian Kabupaten Sigi siap bangkit kembali dengan tingkat kerja keras untuk mendampingi pelaku utama dalam hal ini petani mendukung pilar utama pembangunan ekonomi Kabupaten Sigi yaitu pembangunan disektor pertanian (dalam arti luas) serta pengawalan dan pendampingan terhadap Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) dan Program Pembangunan di Kabupaten Sigi. Pertemuan Teknis ini dilaksanakan pada tanggal 15 April 2014 di BP3K Mantikole yang diikuti peserta sebanyak 40 orang, yang terdiri dari 6 orang penyuluh BP3K Mantikole, 7 orang penyuluh BP3K Lawua, 7 orang penyuluh BP3K Gumbasa, 7 orang penyuluh BP3K Bahagia, 7 orang penyuluh BP3K Biromaru dan 6 orang BP3K Uwemanje. Dalam acara ini dihadiri pula Kepala Sekretariat Bakorluh P2K Propinsi Sulawesi Tengah, Kadis Pertanian Kab. Sigi, Kepala BPTP Sul-Teng (yang mewakili) dan Kepala BP4K Kab. Sigi Hasil rumusan pertemuan teknis : 1. Meningkatkan sistem kerja latihan dan kunjungan 2. Peningkatan pelayanan penyuluh melalui POSLUHDES 3. Peningkatan kemampuan dan pemberdayaan kelembagaan petani 4. Pengawalan penerapan teknologi peningkatan produksi secara konsisten dan kontinyu 5. Mobilitasi sumberdaya manusia dan sarana prasarana untuk mendukung pencapaian target produksi tanaman pangan 6. Peningkatan kinerja penyuluh dapat mencapai melalui peningkatan kapasitas BP3K sebagai posko pengawalan, pendampingan penyuluh dilokasi SL-PTT dan pemberdayaan petanin melalui percontohan padi-jagung. 7. Peningkatan kinerja penyuluh dapat terwujud apabila didukung oleh pemerintah propinsi, kabupaten serta adanya sinergitas dan harmonisasi antar kelembagaan teknis.