Loading...

Pesnab Sebagai Solusi Hemat Pengendalian Hama

Pesnab Sebagai Solusi Hemat Pengendalian Hama
Oleh : Yuniar Nuraeni, S.P (Penyuluh Pertanian, BPP Palabuhanratu, Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat) Serangan hama dan penyakit menjadi salah satu faktor pembatas utama dalam kegiatan usaha tani. Kerusakan dan kerugian yang disebabkan oleh serangan hama dan penyakit ini menyebabkan menurunnya produktivitas dan tidak jarang menyebabkan gagal panen. Usaha pengendalian yang umum dailakukan oleh petani adalah dengan penggunaan pestisida sintetik. Tidak jarang penggunaan pestisida dilakukan secara berlebihan yang justru mengakibatkan banyak kerugian. Salah satunya terjadi kasus ledakan hama dan penyakit (resurgensi) akibat penggunaan pestisida yang tidak bijaksana ini. Penggunaan pestisida secara berlebihan juga dapat membuat tingginya biaya usaha tani. Salah satu alternatif usaha pengendalian yang ramah lingkungan dan aman adalah dengan pemanfaatan tanaman sekitar atau lebih dikenal dengan nama pestisida nabati. Banyak jenis tanaman disekitar kita dilaporkan efektif dalam mengendalikan berbagai jenis hama dan penyakit. Kandungan bahan aktif pada beberapa jenis tanaman bersifat racun pada hama dan penyakit tertentu sehingga dapat menekan serangan. Selain mudah dibuat dan penggunaan pestisida nabati juga hemat biaya sehingga dapat menekan biaya usaha tani. Pada Sekolah Lapang (SL) Padi kegiatan IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program) yang dilaksanakan Juni tahun 2022 di Poktan Saluyu, Poktan Rahayu, Poktan Tani Mukti, dan Poktan Sejahtera DI Cikurutug desa Cibodas kecamatan Palabuhanratu dilakukan praktek pembuatan pestisida nabati dari bahan sekitar. Berikut uraian bahan yang dibutuhkan serta cara pembuatannya yang sangat sederhana dan mudah. Bahan: 6 batang sereh 5 pohon babadotan 40 lembar daun sirsak 5 helai daun pepaya 3 siung bawang putih 3 buah lengkuas 5 batang daun kelor 5 batang lidah buaya 20 L air Alat: Alat tumbuk/penghalus Saringan Cara membuat: Potong kasar semua bahan kemudian tumbuk kasar atau dapat juga dihaluskan menggunakan alat Campurkan semua bahan di dalam ember kemudian tambahkan air bersih Tutup rapat wadah dan fermentasikan selama 1 minggu, untuk membuang gas yang dihasilkan dapat dilakukan dengan membuka tutup setiap 3 hari sekali Pesnab ini dapat diaplikasikan untuk mengendalikan hama yang menyerang pertanaman. Aplikasi dilakukan pada pertanaman dengan cara pengenceran 1:10.