Loading...

Pola Budidaya Usaha Ayam Buras Lokal

Pola Budidaya Usaha Ayam Buras Lokal
Tak dipungkiri petani ternak ayam buras lokal selalu berharap ada nilai tambah keuntungan mengelola usaha budidaya ayam buras lokal. Pastinya untuk bisa mendapatkan nilai tambah keuntungan usaha budidaya ayam buras lokal sangat tergantung dari penerapan teknologi dalam pemeliharaan ayam buras lokal.Sebagai pembanding dapat diperhatikan hasil produksi dari masing masing pola budidaya ayam buras yang sudah umum dilakukan pada budidaya ayam buras lokal ada 3 macam yaitu 1) pola budidaya ayam buras diumbar, 2) pola budidaya yam buras di ranch dan ke 3) pola budidaya ayam buras di kandang batterai. Masing sistem pola budidaya yang diterapkan akan menghasilkan pola produksi ayam buras dengan hasil produksi yang berbeda. 1. Pola Budidaya Ayam Buras DiumbarPada pola budidaya diumbar ayam buras hidup bebas di alam terbuka. Petani ayam buras tidak terbebani dengan kebutuhan hidup pokok ayam tetapi selalu berharap produksi telur ayam buras akan menjadi milik petani ayam buras.Teknologi yang digunakan pada pola diumbar relatif tidak ada, dengan cara yang sederhana sangatlah wajar bila hasil produksi telurnya sangat sedikit. Satu siklus produksi pada ayam buras diumbar ( bertelur, mengeram dan mengasuh anak ) membutuhkan waktu kurang lebih 13 minggu. Ayam buras siap bertelur pertama kali sekitar umur 6 bulan dengan pola budidaya diumbar membutuhkan waktu 2 minggu untuk bertelur dengan jumlah telur yang dihasilkan 10 butir , Induk ayam buras akan mengerami sendiri telurnya membutuhkan waktu selama 3 minggu. Dari jumlah telur 10 butir dieramkan yang berhasil menetas maksimal 7 butir artinya petani ayam buras hanya mendapatkan 6-7 ekor anak ayam dalam satu siklus produksi. Waktu yang dibutuhkan induk ayam buras mengasuh anaknya selama 8 minggu. Dalam satu tahun ada 12 bulan yang sama dengan 52 minggu artinya dalam satu tahun petani ayam buras diumbar akan mengalami 4 kali siklus produksi.Hasil produksi yang akan dinikmati petani ayam buras diumbar dari seekor ayam buras bila telur yang menetas dalam satu siklus produksi 6-7 anak ayam. Dalam satu tahun seekor ayam buras betina mampu menghasilkan produksi telur, 12 butir 12 ekor anak ayam jantan dan 12 ekor anak ayam betina. 2. Pola Budidaya Ayam Buras RanchKemajuan teknologi juga ikut mewarnai dalam kehidupan ayam buras yaitu ayam dibudidayakan dalam lahan berpagar, ayam dilepas namun terbatas. Petani pemilik ayam buras dituntut mampu memberikan pakan tambahan yang diperlukan ayam buras berupa dedak dan pakan tambahan yang mengandung kalsium.Induk ayam buras mulai bertelur pertama kali pada umur 6 bulan dan selama 2 minggu induk ayam buras akan menghasilkan telur dan induk ayam buras mengerami telurnya selama 3 minggu. Setelah telur menetas induk ayam langsung dipisahkan dengan anaknya dan induk ayam buras diberikan kesempatan istirahat untuk memulihkan badannya selama 3 minggu. Artinya untuk bisa menghasilkan satu siklus produksi membutuhkan waktu 8 minggu. Setelah 8 minggu setelah proses produksi telur pertama kali terlewati induk ayam buras sudah memasuki tahap siklus produksi yang kedua. Dalam satu tahun identik dengan 52 minggu, seekor ayam buras akan mengalami 6 kali siklus produksi. Artinya hasil produksi yang akan dihasilkan seekor ayam buras dalam satu tahun berupa produksi 18 butir telur dan 21 ekor anak ayam jantan dan 21 ekor anak ayam betina. 3. Pola Budidaya Ayam Buras di Kandang Batterai. Makin sempitnya lahan dan berkembangnya teknologi pola budidaya ayam ikut berubah yaitu dengan cara ayam buras betina dikandangkan secara terus menerus. Untuk ayam buras yang difokuskan untuk penghasil telur konsumsi sangatlah tepat bila dibudayakan menggunakan kandang batterai yang akan menghasilkan produksi telur lebih tinggi. Pola budidaya ayam buras di kandang batterai membutuhkan perhatian pemilik ayam buras utamanya pada pemberian gizi pakan ayam. Hasil produksi telur ayam buras dikandang batterai lebih tinggi Pemberian pakan ayam bergizi berpengaruh masa bertelur ayam buras lebih awal, ayam bras berumur 5-6 bulan sudah mampu bertelur. Lamanya waktu bertelur satu siklus produsi sama sama 2 minggu dengan hasil produksi sama sama 10 butir. Hal yang membedakan pada ayam buras dikandang batterai ada sentuhan teknologi pada ayam buras yang menunjukkan tanda tanda akan mengerami telur langsung ayam buras dimandikan. Hasil dari pemandian ayam buras memberikan dampak pada percepatan waktu ayam buras akan bertelur kembali.pada waktu 3 minggu berikutnya. Artinya satu siklus produksi telur pada ayam buras dikandang batterai hanya membutuhkan waktu 5 minggu. Dengan kata lain dalam satu tahun sikus produksi telur akan dialami seekor telur dalam 10 kali, artinya selama satu tahun seekor ayam buras dikandang batterai mampu menghasilkan produksi telur sejumlah 100 butir. Selain menghasilkan telur konsumsi, ayam buras di kandang baterai juga bisa menghasilkan anak ayam bila diberikan tambahan sentuhan teknologi Inseminasi Buatan yang biasa dikenal dengan nama IB ayam buras. Teknologi IB ayam buras adalah perkawinan ayam buras yang dibantu oleh Inseminator IB ayam buras. Produksi anak ayam buras model IB dapat disesuaikan dengan permintaan pasar. Priwanti – BPPSDMP KementanSumber 1. Balai Penelitian Ternak Ciawi, Bogor, 2010. Seri Peningkatan Manfaat Sumberdaya Genetik Ternak UsahaTani Ayam Kampung. 2. Kajian Ekonomik dan Pengembangan Inovasi Ayam Kampung Unggul Balkitbangtan ( KUB ) Pusat Penelitian dan Pengembangan Pertanian, 2016