Loading...

POPULASI TANAMAN ANGGUR DI KECAMATAN BANJAR BULELENG MENURUN

POPULASI TANAMAN ANGGUR DI KECAMATAN BANJAR BULELENG MENURUN
Kabupaten Buleleng yang terletak di bagian Utara Pulau Bali mempunyai potensi pengembangan tanaman anggur dengan iklim kering serta bulan kering lebih dari enam Bulan khususnya di tiga Kecamatan. Kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Banjar, Seririt dan Kecamatan Gerokgak. Tanaman anggur dengan Varietas Anggur Bali menghendaki curah hujan yang tidak lebih dari enam Bulan. Ketika tahun 2011 dengan musim hujan yang panjang, kebanyakan petani gagal didalam membuahkan tanamannya. Di Kecamatan Banjar mulai tahun 2012, terjadi pembongkaran tanaman terutama dilahan sawah, sehingga akhir 2013 menurut data statistik Kecamatan, masih tinggal 73.781 pohon. Demikian diungkapkan oleh Petugas Pertanian Kecamatan Banjar, ketika ditemui di BPP Banjar. Menurut pengakuan petani anggur di Desa Banjar, dari penuturan Petugas Pengendali Organisme tumbuhan, Bapak Nyoman Bahagiada, bahwa petani melakukan pembongkaran tanaman akibat, biaya yang dikeluarkan sangat tinggi untuk pembelian pestisida serta saprodi lainnya. Harga buah anggur selama bulan Juli sampai September murah sehingga tidak menutupi biaya yang dikeluarkan. Adanya serangan penyakit terutama jamur kuning (powder meldew) yang susah dikendalikan. Penurunan areal tanaman anggur, lahan akan ditanami padi kembali, ini akan meningkatkan produksi pangan khususnya beras. Demikian pula tanaman palawija seperti jagung dan Kacang tanah. ( I Nyoman Sudrana )