Loading...

PPHT MANGGA DI SUBAK ABIAN SARI PERTIWI DESA BILA KECAMATAN KUBUTAMBAHAN KABUPATEN BULELENG

PPHT MANGGA DI SUBAK ABIAN SARI PERTIWI DESA BILA KECAMATAN KUBUTAMBAHAN KABUPATEN BULELENG
PPHT MANGGA DI SUBAK ABIAN SARI PERTIWI DESA BILA KECAMATAN KUBUTAMBAHAN KABUPATEN BULELENG oleh : I Made Carma PPHT merupakan salah satu metoda pembelajaran dan penyebar luasan inovasi pengendalian OPT yang bersifat lokalit dan ramah lingkungan yang diawali dengan program nasional pengendalian hama terpadu melalui Sekolah Lapang. Kegiatan PPHT Mangga yang dilaksanakan pada hari senin 22 Agustus 2022 di Subak abian Sari Pertiwi Desa Bila Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Provinsi Bali merupakan pertemuan agro ke 5 (lima) dari 8 Agro yang direncanakan. Adapun tujuan dari pelaksanaan PPHT mangga adalah untuk meningkatkan pemahaman terhadap konsep PHT mangga sehingga pengetahuan dan ketrampilan petani meningkat yang pada gilirannya mencetak petani mangga di subak abian sari pertiwi desa Bila menjadi ahli dalam menganalisa data dan informasi agroekosistem, meningkatkan kemampuan dalam mengambil keputusan tindakan pengendalian berdasarkan hasil pengamatan. Pada agro ke 5 (kelima) ada 2 materi spesifik yang dibutuhkan petani mangga di kelompok tersebuat yaitu: materi pertama peserta diajak mengamati hasil pengendalian OPT sebelumnya yang menggunakan BB (Beauveria Bassiana) dan perangkap lalat buah mangga yang dilanjutkan mendiskusikan hasil pengamatan tersebut. Materi ke 2 (dua) yaitu praktek membuat bubur bordeaux untuk pengendalian penyakit blendok/diplodia pada mangga yang disebabkan oleh virus Meliola mangifera atau jamur Diplodia sp. Hadir pada pertemuan agro ke 5 (lima) tersebuat yaitu peserta 20 orang , pemateri/pemandu 2 orang (PPL Wilbin Ds Bila dan POPT Kecamatan) dan Koordinator BPP Kubutambahan. Dalam sela-sela diskusi mengenai praktek pembuatan bubur Bordeaux tersebut Koordinator BPP Kubutambahan menegaskan bahwa penyakit blendok pada mangga disebabkan oleh jamur diplodia recifencis yang hidup didalam sela-sela batang mangga atau pada lubang batang mangga yang sebelumnya digerek/dibuat oleh kumbang Xyleborus affinis. Lubang tersebut mengeluarkan getah yang berwarna hitam kecoklatan. Jika penyakit blendok ini dibiarkan maka lubang tersebut terus mengeluarkan getah,yang mengakibatkan aktivitas fisiologis tanaman mangga terganggu, akibatnya pertumbuhan merana dan hasil buah mangga pun akan menurun bahkan kalau borok pada batang sudah parah menyebabkan tanaman mangga mati. Koordinator BPP menegaskan : dari pada memotong batang yang sakit lebih baik lobang tersebut di tutup dengan kapas yang sudah diisi dengan insektisida, selanjutnya batang mangga yang sakit diolesi dengan bubur Bordeaux. Namun sebenarnya tindakan kuratif tersebut sangat merepotkan untuk itu para petani mangga di subak abian sari pertiwi diharapkan untuk mengambil tindakan preventif/pencegahan yaitu dengan cara menjaga sanitasi kebun dari gulma disekitar pangkal batang mangga dan menjaga kelembaban dengan cara mengatur drainasi tanah dibawah pohon mangga serta melakukan pengapuran/pemberian kapur pertanian agar keadaan tanah tidak masam. Demikian PPHT Mangga agro ke 5 (lima) di subak abian sari pertiwi berakhir dengan kesimpulan yang disepakati oleh semua peserta dan akan dilaksanakan dikemudian hari demi meningkatkan hasil mangga di kelompok tersebut dengan tetap menlaksanakan prinsip PHT. ti oleh semua peserta dan akan dilaksanakan dikemudian hari demi meningkatkan hasil mangga di kelompok tersebut dengan tetap menlaksanakan prinsip PHT.