Loading...

PRESIDEN SBY MENDAPATKAN PENYULUHAN PROSES PENYERBUKAN BUATAN TANAMAN SALAK

PRESIDEN SBY MENDAPATKAN PENYULUHAN PROSES PENYERBUKAN BUATAN TANAMAN SALAK
PRESIDEN SBY MENDAPATKAN PENYULUHAN PROSES PENYERBUKAN BUATAN TANAMAN SALAK Dalam kunjungan safari Romadhon di Kabupaten Lumajang Jawa Timur, presiden SBY berkesempatan mengunjungi kebun salak yang berada di Unit Pelaksana Teknis Balai Penyuluhan Pertanian (UPT BPP) kecamatan Pronojiwo. Dalam kunjungan selama + 1 jam pada tanggal 30 Juli 2013 tersebut presiden SBY sangat berkesan dengan apa yang dilakukan oleh 40 kelompoktani maupun Penyuluh Pertanian se kecamatan Pronojiwo. Pada kunjungan tersebut Presiden SBY selain didampingi Ibu Ani Yudhoyono juga didampingi oleh beberapa Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II diantaranya Menteri Pertanian, Menteri Perdagangan, Menko Kesra, Menteri Pendidikan, Kapolri dan sejumlah pejabat lainnya. Disamping itu Gubernur Jawa Timur dan Ibu Soekarwo juga ikut mendampingi. Penyuluh Pertanian Kecamatan Pronojiwo Suwaji, SP sempat memberikan penyuluhan tentang bagaimana rekayasa teknologi penyerbukan salak sehingga bisa berbuah sepanjang tahun. “Kalau tanpa campur tangan manusia dalam penyerbukan tanaman salak, maka sering terjadi paceklik salak karena tidak berbuah. Dengan penyerbukan buatan salak bisa berbuah sepanjang tahun walaupun produksinya tidak sebanyak pada panen raya”. Ujar Suwaji kepada Presiden SBY dan rombongan. Pada kesempatan tersebut Suwaji juga memperagakan bagaimana cara menyerbukan tanaman salak dengan menggunakan bunga jantan tanaman salak yang sudah diawetkan. Perlu diketahui bahwa tanpa penyerbukan buatan tanaman salak akan terjadi 2 (dua) musim salak yaitu panen raya (Nopember – Januari) dan panen kecil (Pebruari – April), pada bulan Mei – Oktober tidak ada panen salak. Dengan penyerbukan buatan tanaman salak akan berbuah sepanjang tahun dengan 4 (empat) musim salak yaitu panen raya (Nopember-Januari), panen kecil (Pebruari-April), panen sisipan (Mei- Juli) dan panen susulan (Agustus - Oktober). Tanaman salak di kecamatan Pronojiwo seluruhnya seluas + 648 Ha, sedangkan yang sudah produktif sekitar 568 Ha. Jenis salak Pronojiwo terdiri dari 3 varitas utama yaitu : (1) Salak Pondoh Lumut, (2) Salak Pondoh Madu dan (3) Salak Pondoh Gula Pasir. Dari ketiga jenis varitas salak tersebut harga yang paling mahal adalah Salak Pondoh Gula Pasir yang harganya Rp 25.000,- per kg di tingkat petani.( Yon-lmj ) Normal 0 false false false EN-AU X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}