PemupukanPemupukan meliputi waktu dan cara pemupukan, sehingga perlu diperhatikan ketepatan waktu, jenis, dosis dan cara aplikasi pupuk.Tujuan pemupukan:1. Menyediakan dan memenuhi kebutuhan unsur hara tanaman; dan2. Menunjang serta meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman. Alat dan Bahan:1. Sarana vertigasi sebagai pendistribusi pupuk ke pertanaman;2. Pompa air sebagai alat untuk mengaplikasikan pupuk;'3. Wadah atau ember untuk tempat pupuk;4. Alat takar digunakan untuk menghitung dosis pupuk yang akan dipergunakan;5. Timbangan digunakan untuk menimbang pupuk yang akan diaplikasikan; dan6. Pupuk sebagai sumber hara bagi pertumbuhan dan produksi tanaman. Langkah-langkah Pemupukan:1. Menganalisis status hara dengan Perangkat Uji Tanah Kering (PUTK);2. Memberikan jenis dan dosis pupuk sesuai dengan hasil analisis tanah;3. Menentukan frekuensi/interval pemupukan berdasarkan kebutuhan tanaman;4. Memberikan hara yang dibutuhkan berdasarkan selisih dari rekomendasi kebutuhan dengan status hara dalam tanah;5. Pupuk organik diberikan pada awal penanaman dengan dosis 60 ton/ha dan penambahan setiap 6 bulan sekali selama 3 tahun dengan dosis sekitar 8 ton/ha;6. Pemberian pupuk NPK sebagai pupuk penambah dilakukan dengan dosis 1 gr/tanaman/minggu. Pupuk NPK diberikan dengan cara ditabur atau dicairkan;7. Cara pemupukannya adalah dimasukkan kedalam lubang di tengah bedengan, kemudian segera ditutup dengan media tanam dan disiram;8. Pemupukan dengan sistem irigasi otomatis dapat dilakukan bersamaan dengan penyiraman; dan9. Mencatat setiap tahap pelaksanaan dan informasi yang dianggap perlu. Perundukan/PembendinganBending adalah kegiatan membengkokkan/merundukkan batang tanaman atau cabang produktif untuk menghasilkan tunas yang lebih produktif. Perundukan/pembendingan meliputi waktu dan cara perundukan, bertujuan untuk merangsang tunas batang tanaman yang kokoh, subur, produktivitas tinggi serta usia tanaman lebih panjang. Alat dan Bahan:1. Tambang/kawat untuk menahan batang mawar yang dirundukkan;2. Knip tang untuk menekuk batang mawar; dan3. Gunting stek untuk memotong bagian tanaman yang tidak diperlukan. Langkah-langkah Perundukan:1. Menentukan waktu perundukan, yaitu: (a) perundukan I setelah tanaman berumur 1,5 bulan; (b) perundukan II setelah berumur 3 bulan; (c) perundukan III setelah berumur 4-5 bulan; dan(d) perundukan pada waktu pagi (pukul 07.00 – 10.00) atau sore hari (pukul 15.00 – 17.00);2. Bagian tanaman atau tunas produktif dirunduukan tepat di atas mata tunas ke 2 atau ke 3 dari permukaan tanah;3. Perundukan dilakukan dengan kemiringan minimal 900;4. Bending hanya dilakukan kearah luar bedengan;5. Tangkai bunga yang produktif (yang akan dipanen) berasal dari tunas utama;6. Mencatat setiap tahap pelaksanaan dan informasi lain yang dianggap perlu. PemangkasananPemangkasan adalah kegiatan pembuangan bagian tanaman tertentu untuk memperoleh batang yang kokoh, mendorong pembungaan, pembentukan cabang dan berumur lebih panjang. Pemangkasan meliputi waktu, cara dan jenis pemangkasan, bertujuan untuk merangsang pertumbuhan tanaman mawar yang kokoh, tajuk rimbun, bunga lebih banyak dan umur lebih panjang. Alat yang digunakan untuk memangkas adalah gunting stek untuk memangkas/memotong cabang tanaman yang tidak produktif. Langkah-langkah Pemangkasan:1. Menentukan waktu pemangkasan yaitu setiap 1-1,5 bulan;2. Menentukan jenis pemangkasan yang akan digunakan, yaitu (a) pemangkasan berat (75-80%), (b) pemangkasan sedang (50%), dan (c) pemangkasan ringan (30%)3. Cara pemangkasan:- Tanaman dipangkas dengan potongan yang benar, pemotongan tidak terlalu dekat dan terlalu jauh dengan tunas, + 0,5 cm di atas mata tunas yang sehat- Cara memangkas dengan selalu membuat potongan yang tajam dengan kemiringan 450;- Semua cabang atau bagian yang telah kering dipotong, ranting-ranting dan tunas-tunas air yang cukup lemah dan tidak berguna dipangkas;- Batang atau cabang utama yang terlalu kecil dan atau yang saling bersilangan dibuang serta bagian-bagian tanaman yang terserang hama dan penyakit dipotong serta batang tua yang sudah berumur lebih dari 2 tahun dipangkas;4. Mengumpulkan dan mengangkut bagian tanaman ke satu tempat penimbunan hasil pemangkasan; dan5. Mencatat setiap tahap pelaksanaan dan informasi lain yang dianggap perlu.Penulis: Mariati Tamba (Penyuluh Pertanian Pusat)Sumber: Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan