Loading...

Prosedur Pengendalian Penggerak Batang Padi

Prosedur Pengendalian Penggerak Batang Padi
Di Indonesia telah ditemukan enam spesies penggerek batang padi, empat diantaranya sebagai hama utama padi, yaitu penggerek batang padi kuning Scirpophaga incertulas (Walker), penggerek batang padi putih Scirpophaga innotata (Walker), penggerek batang padi bergaris Chilo suppressalis (Walker), dan penggerek batang padi merah jambu Sesamia inferens (Walker).Penggerek batang padi menyerang semua stadia pertumbuhan tanaman padi. Serangan pada stadia vegetatif menyebabkan kematian anakan (tiller) muda yang disebut sundep (deadhearts). Bila serangan sundep terjadi (A. Pengendalian Daerah Endemik1. Pengaturan pola tanama. Lakukan tanam serempak untuk membatasi sumber makanan bagi penggerek batang padib. Rotasi tanaman padi dengan tanaman lain bukan padi untuk memutus siklus hidup hama. 2. Pengendalian secara mekanik dan fisika. Cara mekanik yaitu dengan cara mengumpulkan kelompok telur penggerek batang padi di persemaian dan dipertanamanb. Secara fisik yaitu dengan penyabitan tanaman serendah mungkin dari permukaan tanah pada saat panen, dan diikuti dengan penggenangan air setinggi 10 cm agar pangkal jerami atau jerami cepat membusuk sehingga larva atau pupa mati.3. Pengendalian hayatiYaitu dengan pemanfaatan musuh alami parasitoid dengan melepas parasitoid telur seperti Tricogramma joponicum dengan dosisi 20 pias/ha (1 pias = 2000 – 2.500 telur terparasi) sejak awal tanam4. Pengendalian secara kimiawia. Insektisida dapat digunakan 4 hari setelah ada penerbangan ngengat berdasarkan pemantauan pada light trap atau intensitas serangan rata-rata > 5% sundep.b. Penggunaan insektisida butiran di persemaian dilakukan jika di sekitar pertanaman ada lahan yang sedang atau menjelang panen satu hari sebelum tanam dengan dosisi 2 gram insektisida granule/m2, 800 g/400 m2 (luas peresemaian). Pada pertanaman, insektisida butiran diberikan terutama pada fase vegetatif dengan dosis 20 kg insektisida granule/ha. Sedangkan pada fase generatif aplikasi insektisida yang disemprotkan (cair).c. Insektisida butiran yang direkomendasikan adalah yang mengandung bahan aktif karbofuran dan fipronil.d. Insektisida semprot (cair) yang direkomendasikan adalah yang mengandung bahan aktif klorantraniliprol, fipronil, dimehipo, dan bensulfat.5. Pengendalian preventifSebagai tindakan preventif dalam pengendalian penggerek batang padi adalah memantau fluktuasi populasi penggerek batang padi secara rutin.Untuk memantau populasi penggerek batang padi yng berasal dari migrasi dapat menggunakan light trapB. Daerah Serangan Sporadika. Selain menggunakan insektisida, pengendalian yang dapat diterapkan adalah yang sesuai dengan keadaan setempata. Penyemprotan dengan insektisida pada saat 4 hari setelah ada penerbangan ngengat berdasarkan pemantauan pada light trap atau intensitas seranagan rata-rata > 5% sundepRuslia Atamaja Sumber : Puslibang Tanaman Pangan 2014