Loading...

PROSES PERENCANAAN STRATEGIS

PROSES PERENCANAAN STRATEGIS
Perencanaan kinerja merupakan titik awal dari suatu siklus manajemen kinerja. Dasar untuk melakukan perencanaan kinerja adalah perencanaan strategis organisasi yang menetapkan tujuan utama suatu organisasi. Perencanaan strategis menentukan apa saja yang harus dilakukan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut. Tujuan dan rencana strategis tersebut dijabarka lebih lanjut pada tingkat unit-unit kerja di bawahnya.Perencanaan kinerja mendesain kegiatan apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan organisasi. Untuk melakukan kegiatan tersebut, bagaimana menyediakan sumberdaya yang diperlukan dan kapan harus dilakukan sehingga tujuan dapat dicapai seperti diharapkan.Oleh karena itu sebelum melakukan perencanaan kinerja, terlebih dahulu harus ditetapkan apa yang menjadi tujuan dan sasaran organisasi pada berbagai tingkatan. Tujuan dan sasaran pada tingkat organiosasi akan mempunyai lingkup yang lebih luas daripada tingkat bisnis.Proses Perencanaan Strategis Proses perencanaan strategis pada umumnya mengikuti sepuluh langkah berikut :1. Mendefinisikan tujuan Rencana strategis harus dimulai dengan menyatakan tujuan yang hendak dicapai suatu organisasi. Tujuan dapat menyangkut pasar perusahaan atau tujuan berkenaan dengan keinginan mencapai posisi keuangan tertentu, misalnya untuk mencapai tingkat keuntungan tertentu.2. Mendefnisikan lingkup produk dan jasaAgar rencana strategis menjadi efektif, manajemen perusahaan harus jelas mendefinisikan lingkup organisasi mereka, yaitu bisnis yang telah beroperasi dan bisnis baru dimana dimaksudkan untuk berpartisipasi.3. Menilai sumberdaya internalSumber daya internal yang dimiliki perusahaan dapat berupa dana, fisik, teknologi dan manusia. Sumber daya perusahaan berupa dana diperlukan untuk melakukan pembelian barang atau jasa yang diperlukan perusahaan.4. Menilai lingkungan ekternalOrganisasi bekerja dalam suatu lingkungan yang memengaruhi kepasitasnya untuk bekerja dan tumbuh seperti dsiinginkan. Pengaruh lingkungan dapat bersifat positif atau negatif.5. Menganalisa pengaturan internalPengaturan internal harus mampu memberikan motivasi kepada pekerja untuk meningkatkan kinerja, sebaliknya pengaturan yang bersifat kurang memberikan dukungan harus dikurangi atau dihapuskan.6. Menilai keuntungan kompetitifSuatu perusahaan dikatakan mempunyai icompetitive adventage terhadap lainnya sampai pada suatu tingkat bahwa pelanggan merasa bahwa produk atau jasanya lebih unggul daripada produk atau jasa perusahaan lainnya.7. Mengembangkan strategi kompetitifStrategi kompetitif merupakan alat atau cara dengan mana organisasi mencapai tujuannya. Strategi yang diterapkan selalu harus disesuaikan dengan perkembangan lingkungan. 8. Mengkomunikasikan strategi dengan stakeholderStakeholder dipergunakan untuk menjelaskan individu, atau kelompok yang mempunyai kepentingan terhadap jalannya organisasi. Sangat penting artinya mengkomunikasikan secara jelas strategi perusahaan kepada stakeholder sehingga mereka dapat memeberikan kontribusi untuk keberhasilannya.9. Mengimplementasikan strategiSekali suatu strategi telah diformulasikan dan dikomunikasikan, maka sampai pada waktunya siap untuk di implementasikan. Beberapa langkah dapat diambil untuk memastikan bahwa orang yang bertanggung jawab membuat perubahan akan merangkul mereka daripada mernolaknya.10. Mengevaluasi manfaatSetelah strategi di implementasikan, sangat penting untuk mempertimbangkan apakah tujan telah dicapai. Apabila demikian, tujuan baru harus dilihat. Apabila tidak, tujuan yang berbeda didefinisikan atau strategi berbeda harus diikuti untuk mencapai keberhasilan di waktu berikutnya.