Loading...

Rapat Persiapan Pola Tanam Subak Dawas BPP Kuta Utara

Rapat Persiapan Pola Tanam Subak Dawas BPP  Kuta Utara
Tri Hita Karana merupakan suatu konsep yang menjadi filosofi kuat dalam menjalankan kegiatan subak dimana “ Tri Hita Karana “ diartikan sebagai tiga hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan (Parhyangan), manusia dengan manusia (Pawongan), serta manusia dengan alam (Palemahan). Tiga hal inilah menjadi fondasi kuat yang menyebabkan subak selalu eksis sampai saat ini. Salah satu konsep dari Tri Hita Karana yang selalu dilaksanakan oleh seluruh subak di Bali hingga kini sebelum kegiatan pola tanam dilaksanakan adalah konsep Pawongan yang diimplementasikan dalam kegiatan pertemuan, dimana kegiatan pertemuan inilah merupakan wahana Urun Rembug yang erat kaitannya dengan pelaksanaan kegiatan program subak, diharapkan dengan pertemuan ini menghasilkan kesepakatan, keputusan yang menjadi acuan bagi subak dalam melaksanakan programnya di sisi lain subak diharapkan semakin mampu meningkatkan kenerjanya sinergitasnya sehingga terjalin suatu hubungan yang harmonis, kondisi ini akan sangat menunjang keberhasilan kegiatan subak kedepannya . Dalam rangka persiapan pola tanam Asep 2021 sehabis masa panen Minggu, 16 Mei 2021 dilaksanakan Rapat Subak Dawas Desa Tibubeneng Kecamatan Kuta Utara kabupaten Badung hadir dalam pertemuan ini Pekaseh subak dawas , Pengurus Subak dan anggota subak dawas didampingi oleh penyuluh pertanian setempat ( I Nyoman Suasa, S.ST ) pertemuan subak membahas tentang : Pertanggungjawaban keuangan subak Dawas , persiapan pelaksanaan pola tanam Asep 2021 . I Wayan Sarjana selaku bendahara subak dawas menyapaikan laporan pertanggungjawaban keuangan subak posisi April 2021 adapun jumlah kas yang dimiliki oleh subak dawas sebesar Rp 86 Juta . sedangkan untuk pelaksanaan pola tanam masa tanam Asep disepakati bersama untuk penanaman padi sawah . Pada kesempatan yang sama Penyuluh Pertanian Setempat yang sekaligus sebagai kepala BPP Kuta Utara menyampaikan ucapan trimakasih kepada pekaseh , pengurus dan anggota subak dawas yang mana sudah melaksanakan tanggung jawab dan kewajiban dengan baik sehinga kegiatan subak dapat berjalan dengan baik. sehubungan dengan pupuk bersubsidi diharapkan bagi anggota subak yang belum terdaftar di e.RDKK agar segera mendaftar ke pekaseh dengan membawa Foto Copy KTP dan Kartu KK serta menyebutkan luas lahan garapan, disamping itu saat ini adanya perbaikan saluran irigasi disaluran induk diharapkan pekaseh dan pengurus subak dapat mengatur penggunaan air secara maksimal sehingga penanaman dapat berjalan dengan optimal . I Nyoman Suasa, S.ST Koordinator/Kepala BPP Kuta Utara