Pola tanam adalah usaha penanaman pada sebidang lahan dengan mengatur susunan tata letak dan urutan tanaman selama periode waktu tertentu termasuk masa pengolahan tanah dan masa tidak ditanami selama periode tertentu. Tanaman dalam satu areal dapat diatur menurut jenisnya. Ada pola tanam monokultur, yakni menaman tanaman sejenis pada satu areal tanam. Ada pola tanam campuran, yakni beragam tanaman ditanam pada satu areal. Ada pula pola tanam bergilir, yaitu menanam tanaman secara bergilir beberapa jenis tanaman pada waktu berbeda di aeral yang sama. Pola tanam adalah gambaran rencana tanam berbagai jenis tanaman yang akan dibudidayakan dalam suatu lahan beririgasi dalam satu tahun. Faktor yang mempengaruhi pola tanam : 1) Ketersediaan air dalam satu tahun, 2) Prasarana yang tersedia dalam lahan tersebut, 3) Jenis tanah setempat, 4) Kondisi umum daerah tersebut, 5) Kebiasaan dan kemampuan petani setempat Tujuan pola tata tanam adalah untuk memanfaatkan persediaan air irigasi seefektif mungkin, sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik. Sedangkan tujuan dari penerapan pola tata tanam adalah : 1) Menghindari ketidak seragaman tanaman. 2) Menetapkan jadwal waktu tanam agar memudahkan dalam usaha pengelolaan air irigasi. 3)Peningkatan efisiensi irigasi. 4) Persiapan tenaga kerja untuk penyiapan tanah agar tepat waktu. 5) Meningkatkan hasil produksi pertanian Sehubungan dengan perencanaan pola tanam di subak Bantan Desa Tibubeneng Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung, Bali , hari Minggu, 22 Nopember 2020 dilaksanakan rapat perencanaan pola tanam wilayah subak ini. hadir dalam pertemuan ini Anggota subak, prejuru subak dan pekaseh subak Bantan., Hadir Pula Koordinator Penyuluh BPP Kuta Utara ( I Nyoman Suasa, S.ST ) yang sekaligus sebagai penyuluh diwilayah ini, hasil dari rapat perencanaan pola tanam ini antara lain : Penerapan pola tanam dengan sistim monokultur yaitu pengembangan satu jenis tanaman dilahan usahatani yaitu padi sawah Kegiatan pengolahan lahan dimulai awal desember 2020 Pengurit ( Menyemai ) tanggal 25 Desember 2020 Pengwiwit ( Tanam ) tanggal 15 januari 2020 Varietas Ciherang , Bantuan Subsidi benih padi APBD Badung tahun 2020 Penerapan sangsi bilamana anggota subak melanggar kesepakatan hasil pertemuan diantaranya pelayanan sarana produksi, pembagian air dan sarana pengolahan lahan akan dihentikan Semoga pola tanam dan penanaman di subak Bantan dapat berjalan dengan baik guna mendukung program pemerintah meningkatkan produksi padi sawah, pendapatan dan kesejahtraan para petani didaerah ini. I Nyoman Suasa, S.ST. Koordinator BPP Kuta Utara