Loading...

Rapat Tutup Tahun Subak Semat

Rapat  Tutup Tahun Subak Semat
Sistem subak telah menjadi salah satu kekhasan provinsi Bali. Sistem pengairan yang berkembang dalam pengaruh nilai-nilai ajaran hindu yang kuat menjadi sebuah kearifan lokal yang membuat masyarakat petani dapat serasi dengan alam untuk memproleh hasil panen yang optimal . Tri Hita Karana merupakan suatu konsep yang menjadi filosofi kuat dalam menjalankan kegiatan subak dimana “ Tri Hita Karana “ secara harfiah diartikan sebagai tiga hubungan yang harmonis antara manusia dengan Tuhan (Parhyangan), manusia dengan manusia (Pawongan), serta manusia dengan alam (Palemahan). Tiga hal inilah menjadi fondasi kuat yang menyebabkan subak selalu eksis sampai saat ini. Salah satu konsep dari Tri Hita Karana yang selalu dilaksanakan oleh seluruh subak di Bali hingga kini adalah konsep Pawongan yang diimplementasikan dalam kegiatan pertemuan, Melalui kegiatan pertemuan inilah menjadi wahana Urun Rembug diharapkan subak semakin mampu meningkatkan kenerjanya sinergitasnya sehingga terjalin suatu hubungan yang harmonis, kondisi ini akan menunjang keberhasilan kegiatan di subak kedepannya . Dalam rangka pertanggungjawaban keuangan subak semat desa tibubeneng kecamatan kuta utara kabupaten badung Provinsi Bali tahun 2020 dilaksanakan rapat tutup tahun, hadir dalam pertemuan ini Pekaseh, pengurus subak dan angota subak semat dihadiri pula oleh penyuluh pertanian setempat, I Nyoman Suasa, S.ST yang sekaligus sebagai kepala BPP Kuta Utara . I Ketut Dirta selaku bendahara subak semat menyapaikan laporan pertanggung jawaban keuangan subak tahun 2020 adapun jumlah kas subak terhitung Desember tahun 2020 sebesar Rp. 292.463.810 , - disampaikan pula oleh pekaseh subak semat adapun yang menjadi sumber pendapatan subak semat selama ini adalah : hasil pengelolaan alsintan traktor 4 unit, pengelolaan dana Pengembangan Ketahanan Pangan, serta penyewaan ruko milik subak . Pada kesempatan yang sama kepala BPP kuta Utara menyampaikan ucapan trimakasih kepada pekaseh , pengurus dan anggota subak yang mana sudah melaksanakan tanggung jawab dan kewajiban dengan baik sehinga kegiatan subak dapat berjalan dengan baik serta kas yang dimiliki oleh subak cukup banyak hendaknya modal ini kedepannya dapat dikelola dengan baik transparan untuk kepentingan subak . I Nyoman Suasa, S.ST Koordinator/Kepala BPP Kuta Utara