Loading...

Rat Gapoktan Eka Karya Tani Desa Sinabun

Rat Gapoktan Eka Karya Tani Desa Sinabun
Pada Hari Rabu Tanggal 24 Pebruari 2021 dilaksanakan RAT Gapoktan Eka Karya Tani di Sekretariat Gapoktan Desa Sinabun. Dalam Pelaksanaan RAT ini dihadiri oleh Koordinator Petugas Pertanian Kecamatan Sawan, PPL WIlbin, Kasi Kelembagaan, Kasi pembiayaan dan investasi serta staf teknis Bidang PSP Dinas pertanian Kabupaten buleleng, Perbekel desa Sinabun, Babinsa, pengurus gapoktan dan pengurus poktan Eka Karya Tani Pada Kesempatan Ini Ketua gapoktan menyampaikan tata tertib peserta rapat sudah sesuai undangan 5 orang per 7 poktan, dan Ketua gapoktan juga menyampaikan perjalanan kepengurusan yang tetap eksis, tetap melaksanakan rapat rutin, perkembangan dana PUAP dari tahun 2011 mencapai Rp. 233.139.595 dan SHU diperoleh Rp.13.175.750 belum dipotong prosentase jasa, serta lancar dalam pelunasan pinjaman setiap bulan bayar pinjaman tgl 16. Dan pelaksanaan RAT rutin tiap dilaksanajan juga disampaikan Ketua gapoktan tentang rencana untuk membentuk LKMA dengan membentuk usaha Saprodi. Namun pengurus belum membetuk struktur pengelola, oleh karena itu pengurus gapoktan mengharapkan agar pembinaan lanjutan dari pihak Dinas pertanian baik tingkat kecamatan dan kabupaten tentang bimbingan teknis terkait sistem pengelolaan LKMA dan tata kelola keuangan. Pihak Dinas Kabupaten diwakili oleh kasi kelembagaan menyampaikan evaluasi perjalanan gapoktan untuk terdaftar dalam data simultan dan anggota poktan, selanjutnya kasi sangat mengapresiasi gapoktan mampu melaksanakan RAT secara rutin tiap tahun dan menekankan juga dalam suasana covid 19 untuk diikuti protokol kesehatan dengan tetap menjaga jarak, cuci tangan dan tetap memakai masker. Selanjutnya kasi pembiayaan menyampaikan tentang perkembangan dana cukup ada peningkatan dan ada rencana pembentukan lembaga keuangan maka pengurus harus dituangkan dalam program kerja tahun 2021 serta keputusan tetap kewenangan hasil rapat anggota. Dan juga kasi menyampaikan dari sekarang sudah dirancang, masing- masing sub unit usaha diharapkan dibentuk struktur organisasinya dan pengurus gapoktan sebagai pengawas unit-unit usaha. Selanjutnya gapoktan tetap berkoordinasi dengan dinas pertanian di kecamatan atau ppl wilbim dan dinas kabupaten buleleng. Pada kesempatan ini Koordinator BPP Kecamatan Sawan Juga menyampaikan Terkait tentang kesiapan menuju LKMA ( Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis) dimana banyak dibahas tentang persyaratan minimal menjadi sebuah LKMA, Tugas Penggurus LKMA, Tugas Pengawas LKMA. Terahkir ditekankan nantinya kalo sudah menjadi LKMA pengelolaanya harus terpisah dari gapoktan termasuk pembukuan dan pelaporanya Dalam hal ini staf teknis juga memberikan penjelasan bahwa melalui rapat dan Rat gapoktan yg di lakukan untuk persiapan mewujudkan LKMA yg berbasis koperasi, khususnya koperasi tani (Koptan), serta diharapkan kepengurusan gapoktan dengan kepengurusan LKMA terpisah, struktur organisasi , pengelolaan lkma oleh menajer dan dibantu oleh petugas pembukuan serta juru tagih ke peminjam dana. Dan mengharap gapoktan eka karya tani, sudah rencanakan agar membentuk modal sendiri berupa pembentukan simpanan wajib dan simpanan sukarela. Penulis : I Made Agus Satriawibawa SP