Loading...

REMBUG TANI DALAM RANGKA SEKOLAH LAPANG DI BPP TANAH KAMPUNG

REMBUG TANI  DALAM RANGKA SEKOLAH LAPANG DI BPP TANAH KAMPUNG
Dalam rangka Sekolah Lapang Pengembangan Penerapan Penyuluhan Pertanian Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Provinsi Jambi khususnya Unit Pelaksana Teknis Dinas Pelatihan dan Penyuluhan Pertanian Provinsi Jambi bekerjasama dengan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kota Sungai Penuh mengadakan Rembug Tani yang dilaksanakan pada Rabu, 29 September 2021 di Aula Balai Penyuluhan Pertanian Tanah Kampung - Kota Sungai Penuh yang diikuti oleh 21Orang peserta yang terdiri dari 3 (tiga) Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang mana setiap Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) diwakili 5 (lima) Orang Petani dan 2 (dua) Orang Pendamping dan Rembug Tani dilaksanakan dengan menerapkan Potokol Kesehatan (prokes) COVID-19 sesuai anjuran pemerintah. Rembug Tani dibuka langsung oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kota Sungai Penuh Bapak Zulfar, SP (Plt. Kadis), beliau berpesan kepada peserta Kegiatan Rembug Tani “ Agar dapat mengambil manfaat dan juga bekerjasama dengan Dinas terkait terutama Balai Penyuluhan Pertanian dalam rangka pembelajaran dan penerapan inovasi teknologi pertanian melalui kegiatan Sekolah Lapang “. Rembug Tani diisi pemateri dari UPTD Pelatihan dan Penyuluhan Provinsi Jambi (Ika Kurniasih, S.Pt/asi Penyuluhan) ; Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kota Sungai Penuh (Maefendri, S.PKP/Kabid TPH) dan Petugas POPT (Eria Zamnel, SP). Rembug Tani Sekolah Lapang Pengembangan Penerapan Penyuluhan Pertanian suatu proses pembelajaran dan penerapan inovasi teknologi pertanian yang dilaksanakan di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) dan di aplikasikan pada lokasi kelompok tani (poktan)yang memiliki potensi dominan komoditas unggulan dan kelompok tani (poktan) yang aktif dan inovatif dalam penerapan teknologi pertanian serta terdata di Simluhtan. Dalam hal ini diharapkan dari Rembug Tani Sekolah Lapang Pengembangan Penerapan Penyuluhan Pertanian agar pelaku dapat menggali potensi agroekosistem wilayah yang melaksanakan kegiatan pertanian agar menjadi kenyataan sehingga dapat memberi dampak yang signifikan pada pembangunan pertanian pada umumnya dan sebagai nilai tambah pada pelaku pertanian yang berimbas terhadap kesejahteraan masyarakat yang bergerak disektor pertanian. (Satria Rheza Pahlevi, S.Pt … admin_jbi) Penulis : Lily Rokhmadiani, S.TP/Penyuluh Pertanian Muda)