Loading...

REMBUG TANI PENERAPAN INOVASI TEKNOLOGI PERTANIAN DI KABUPATEN BADUNG

REMBUG TANI PENERAPAN INOVASI TEKNOLOGI PERTANIAN DI KABUPATEN BADUNG
Dalam rangka kegiatan Sekolah Lapangan (SL) Penerapan Teknologi Pertanian di Kabupaten Badung maka dilakukanlah kegiatan rembug tani untuk menggali masalah-masalah yang dihadapi petani beserta pemecahannya; Mengidentifikasi potensi sumber daya alam dan upaya pengembangannya; Merumuskan kebutuhan dan aspirasi petani dalam pelaksanaan SL. Pelaksanakan kegiatan di BPP Abiansemal sebanyak 1 unit dengan pelaksana sebanyak 10 kelompok/subak yaitu Subak Blahkiuh, Subak Tegeh Kawan, Subak Tegeh Kangin, Subak Punggul, Subak Sebali, Subak Aban, Subak Tanah Putih, Subak Umasangiang, Subak Karang Gadon dan Subak Umase. Pada kegiatan tersebut hadir Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali yang diwakili oleh Kasie Penyuluhan, Penyuluh Pertanian Provinsi; Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung beserta Kabid Pangan dan Penyuluhan, Koordinator Penyuluh Pertanian BPP Abiansemal beserta Penyuluh Pertanian dan Kelompok tani peserta SL. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung I Wayan Wijana, S.Sos., M.Si terus mengingatkan tentang disiplin mentaati protokol kesehatan selama masa pandemi yang belum tau kapan akan berakhir dan meminta petani untuk terus bekerja memenuhi kebutuhan masyarakat. Dalam kegiatan SL diharapkan petani menerapkan teknologi dengan benar dan sungguh-sungguh dan sesuai dengan aturan yang sudah disepakati. Pemerintah terus berusaha membuat program-program yang dapat meringankan beban petani dalam berbudidaya seperti adanya bantuan benih, subsidi pupuk, perbaikan jalan usahatani dan saluran irigasi yang harus sama-sama disyukuri. Diharapkan nantinya setelah kegiatan SL petani/pok tani dapat menularkan ilmu yang didapat ke petani/poktan lainnya. Kabid Panluh Dinas Pertanian dan Pangan Kab. Badung Gede Sudharta, STP.MMA menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan SL ini adalah bagaimana petani dapat meningkatkan produktivitas dari tanaman padi dengan cara menerapkan teknologi yang ada sehingga peningkatan produksi dapat diraih untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Kecamatan Abiansemal khususnya pok tani/subak yang berada di Abiansemal dapat menjadi contoh untuk subak-subak lainnya yang ada di Kabupaten Badung. Penyuluh Pertanian Provinsi Ir. Ni Luh Sulastini mengingatkan petani untuk terus mengembangkan diri kearah yang lebih baik dengan menerapkan berbagai teknologi sehingga nantinya ada perubahan pendapatan petani untuk kehidupan yang lebih baik. Pada LL (Labolatorium Lapangan) pelaksana harus partisipatif untuk mengerjakan dan melakukan kegiatan yang disepakati sesuai aturan. Penyuluh menfasilitasi kegiatan dan sebagai pemandu dalam kegiatan SL. Kesepakatan yang diambil dalam rembug tani adalah penggunaan paket teknologi lengkap yaitu Penggunaan benih unggul; Perlakuan seed treatment; Penanaman dengan jajar legowo; umur benih 14-15 hari; pemupukan dengan Pupuk organik 500 kg/Ha, Urea 125 kg/Ha; NPK Phonska 225 kg/Ha; ZA 100 kg/Ha (untuk 0,60 Ha) sedangkan yang 0,40 Ha tidak menggunakan pupuk ZA. Sri Nurhudiah Penyuluh Pertanian Madya, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung