Loading...

Renyah Kriuk Mentimun dari BPP Perak Jombang

Renyah Kriuk Mentimun dari BPP Perak Jombang
Mengacu Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor: 520/2017 dinyatakan bahwa BPP adalah Kelembagaan Penyuluhan Pertanian di kecamatan, merupakan suatu unit kerja non Struktural, yang berfungsi sebagai tempat pertemuan bagi para penyuluh pertanian, petani dan pelaku usaha dipimpin oleh Koordinator Penyuluh Pertanian. BPP mempunyai peran strategis yang harus mampu mengkoordinasikan, mensinergikan dan menyelaraskan kegiatan pembangunan pertanian pada Wilayah Kerja Penyuluhan Pertanian di Kecamatan dengan pihak terkait lainnya. Sebagai rumah penyuluh dan petani, BPP menjalankan fungsi sebagai pusat koordinasi dan sinkronisasi program dan kegiatan pembangunan pertanian, pusat data dan informasi pertanian, pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis dan pusat pengembangan kemitraan usahatani. Sebagai pusat pembelajaran maka BPP Perak yang memiliki lahan percontohan melaksanakan budidaya tanaman mentimun. Mentimun atau Cucumis sativus merupakan tanaman yang bisa beradaptasi pada berbagai jenis iklim, lebih maksimal pada kondisi iklim kering dengan penyinaran penuh pada suhu 21-27oC. pada ketinggian 1000-1200 meter dari permukaan laut. Meskipun begitu mentimun masih bisa ditanam didataran rendah. Mentimun akan lebih bagus ditanam pada tanah yang mengandung hara organik cukup banyak. Tekstur tanah yang baik bagi tumbuh kembang tanaman ini berkadar liat rendah dengan pH 6-7. Berikut cara budidaya mentimun : Benih direndam dalam air hangat selama 3-5 jam kemudian letakkan di kain basah dan lembab. Setelah 15-24 jam biasanya akan tumbuh tunas dari biji-biji tersebut, dan benih mentimun siap untuk ditanam. Lahan baiknya bajak atau cangkul sedalam 20-30 cm. Pada kondisi tanah dengan pH kurang dari 6 berikan kapur dolomit sebanyak 1-2 ton per hektar, tergantung keasaman tanah. Campurkan dengan tanah dan diamkan selama 1-2 minggu. Buat bedengan dengan lebar 1 meter tinggi 20-30 cm dan panjang disesuaikan kebutuhan. Buat jarak antar bedengan 30 cm. Tutup bedengan dengan mulsa plastik. Kegunaan mulsa plastik untuk mempertahankan kelembaban tanah, karena mentimun lebih baik ditanam di musim kemarau yang penyinarannya penuh. Namun, zona perakaran untuk mentimun harus tetap dijaga kelembabannya. Buatlah lubang tanam pada permukaan mulsa dengan diameter 10 cm, setiap bedengan dua baris lubang tanam. Jarak antar lubang tanam dalam satu baris 40 cm dan jarak antar baris 50-60 cm. Berikan pupuk kandang, lebih baik campuran antara kotoran ayam dengan kotoran kambing atau sapi 1:1. Cara pemberian pupuk bisa ditebar dalam bedengan kemudian diaduk dengan tanah, atau diletakan pada lubang tanam. Letakan pupuk sebanyak 0,5-1 kg pada setiap lubang tanam. Total kebutuhan pupuk untuk satu hektar 20-30 ton. Setelah diberi pupuk biarkan lahan selama 1-2 minggu. Penanaman pada biji yang telah bertunas, masukkan masing-masing satu biji kedalam lubang tanam kemudian tutup dengan tanah. Siram setiap pagi dan sore hari. Setelah 2 hari biasanya benih yang ditanam sudah mulai tumbuh dan bertunas agak lebih tinggi. Pemeliharaan, pada umur 3-4 hari stelah tanam apabila ada tanaman yang mati atau gagal tumbuh bisa digantikan dengan benih baru. Bersihkan gulma di sekitar area tanam. Untuk mendapatkan buah yang baik, sebaiknya pasang lenjer atau turus terbuat dari bambu. Pasang satu lenjer bambu untuk setiap lubang tanam lalu ikatkan setiap empat lenjer bambu pada ujung atasnya. Bantu tanaman untuk melilit atau memanjat pada bambu tersebut. Penjarangan dilakukan dengan melakukan pemilihan buah. Buang buah yang tidak bagus atau tidak memenuhi syarat seperti tumbuh tidak normal, kecil, cacat akibat terkena penyakit tanaman / hama. Dengan begini Anda bisa mendapatkan hasil panen yang benar benar berkualitas. Pemupukan Pupuk NPKdiberikan ketika tanaman berumur 7 hari sejak masuk ke media tanam, dengan frekuensi 2 sampai 3 kali seminggu yang diberikan dengan cara dikocorkan ke tanaman, dengan dosis awal 5 gram per 1 liter air dan dapat ditingkatkan menjadi 20 gram per 1 liter air. Pupuk ini diberikan sampai menjelang tanaman berbunga. Pupuk komposatau pupuk kandang dapat ditambahkan dari waktu ke waktu karena tanah persemaian akan tergerus oleh air sehingga tanaman perlu ditimbun lubang agar tanaman tidak jatuh ke bawah. Pupuk KCLdiberikan dengan cara disebar sekitar akar dengan dosis 5 g per lubang tanam, dan mulai diberikan saat tanaman timun sudah mulai berbunga. Pupuk akan membantu bunga tidak rontok atau busuk sebelum buah keluar. Pupuk buahdiberikan dengan penyemprotan yang bisa dilakukan saat mulai muncul buah buah kecil. Proses ini dilakukan supaya buah tidak jatuh dan tidak membusuk. Pengendalian hama dan penyakit, beberapa hama yang kerap menyerang mentimun adalah ulat tanah. Hama ini biasanya menyerang batang yang menjadi pangkal keluarnya daun atau buah. Kedua hama ini bisa dikendalikan dengan menggunakan biopestisida yang terbuat dari ekstrak tembakau dan gadung yang dicampur dengan air kencing kelinci.Penyakit yang menyerang budidaya mentimun adalah busuk daun, tepung putih, antraknosa, bercak daun dan busuk buah. Penyakit ini bisa dikendalikan secara kultur teknis berupa rotasi tanaman dan pembuangan bagian tanaman yang terkena penyakit. Mentimun mulai berbunga pada 20 hari setelah tanam dan berbuah setelah 40 hari. Panen pertama budidaya mentimun biasanya dilakukan setelah 75 hari. Pemanenan dilakukan secara bertahap selama 1-1,5 bulan. Panen bisa dilakukan setiap hari, umumnya bisa dipetik 1-2 buah per tanaman. Produksi buah mentimun yang baik bisa mencapai 30 ton per hektar. Mentimun hasil panen harus diletakkan di tempat sejuk karena buah mentimun akan cepat kehilangan kandungan air. Setelah dipanen, biasanya mentimun di paking dalam tempat yang mempunyai sirkulasi udara atau dimasukkan karung untuk dijual ke pasar. Untuk hasil panen di BPP Perak diinfokan oleh koordinator PPL, ibu Binti Astuti, dilakukan 3 hari sekali untuk dijual kepada pedagang keliling yang ada di sekitar wilayah kecamatan perak atau pada pembeli yang sudah melakukan pemesanan di hari sebelumnya. By Nuning Istiyowati_PPL Jombang Sumber : https://kutanam.com/cara-menanam-timun/ https://alamtani.com/budidaya-mentimun-organik/