Loading...

RINGKASAN KURIKULUM NASIONAL DAN MODUL PELATIHAN BUDIDAYA BERKELANJUTAN (GOOD AGRICULTURE PRACTICES-GAP) DAN PASCAPANEN (POST

RINGKASAN KURIKULUM NASIONAL DAN MODUL PELATIHAN BUDIDAYA BERKELANJUTAN (GOOD AGRICULTURE PRACTICES-GAP) DAN PASCAPANEN (POST
PERMINTAAN pasar kopi yang terus meningkat merupakan peluang positif bagi 1,8 juta petani Indonesia (Kopi Robusta 927 ribu ha/77,25 %; Kopi Arabika 320 ribu ha/22,75 %) untuk meningkatkan pendapatan baik dari pasar domestik dan ekspor (ICCRI, 2015). Kekurangan pasokan di pasar Internasional sebesar 10.000 bags per tahunnya perlu disikapi dengan upaya meningkatkan produktivitas dan mengefisienkan biaya produksi serta jaminan kelestarian lingkungan agar kopi Indonesia kompetitif di pasar global dan mandiri di pasar domestik. Konsumsi perkapita diprediksi akan mencapai 2 kg per orang pada tahun 2024 (International Trading House, GAEKI, World Bank, USDA, TechnoServe; 2014). Peningkatan permintaan konsumsi domestik (umumnya Kopi Robusta) diprediksi meningkat 8%, sedangkan pertumbuhan produksi hanya berkisar 1%. Untuk menyikapi peluang peningkatan ekonomi ini, para pemangku kepentingan kopi nasional dan stakeholders lain memandang bahwa peningkatan produksi Kopi Robusta harus menjadi prioritas. Salah satu strateginya adalah memberikan pelatihan kepada petani kopi secara intensif yang mengacu pada "Kurikulum Nasional dan Modul Pelatihan Budi Daya Berkelanjutan (Good Agriculture Practices-GAP) dan Pascapanen (Post-Harvest) Kopi Robusta" yang disusun oleh Pusat Pelatihan Pertanian, Pusat Penyuluhan, Direktorat Tanaman Tahunan dan Penyegar Kementerian Pertanian RI bekerja sama dengan Sustainable Coffee Program (SCP-IDH) dan Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI).Kurikulum dan modul pelatihan nasional ini diharapkan menjadi acuan dalam memberikan pelatihan dan bimbingan teknis pada petani serta bisa memperkuat sistem pelatihan dan pendampingan serta penyuluhan terpadu antara Pemerintah, penyuluh swadaya (lembaga swadaya masyarakat, komunitas perkopian, gapoktan, dll.) dan pihak swasta (Industri Kopi, trader dan roaster). Penyuluhan dan pendampingan yang dilakukan secara terpadu akan mewujudkan sinergitas keterampilan petani dalam budi daya Kopi Robusta dan pengelolaannya. Dengan demikian peningkatan produksi yang tercapai bisa merata di berbagai sentra produksi kopi dan kualitasnya sangat kompetitif di berbagai tingkatan pasar.Kurikulum Nasional dan Modul Pelatihan terbagi menjadi 2 bagian, bagian 1 membahas mengenai BUDI DAYA KOPI YANG BAIK dan bagian 2 membahas PANEN DAN PENANGANAN PASCA PANEN. Namun pada kesempatan ini hanya akan dibahas bagian 1 yaitu Budi Daya Kopi yang Baik. Ada 10 topik pembahasan dalam modul ini, yaitu : Pemilihan Lahan Pembahasannya mengenai Persyaratan Tumbuh Tanaman Kopi Robusta dan Kesesuaian Lahan. a) memahami kondisi tempat yang cocok untuk budi daya tanaman kopi robusta dan b) mengidentifikasi jenis tanah yang cocok untuk penanaman kopi robusta serta c) terampil dalam menentukan kesesuaian lahan yang cocok bagi tanaman kopi robusta. Persiapan lahanPembahasannya mengenai pembukaan lahan, pengendalian alang-alang, pembuatan teras individu, pembuatan teras bangku, pembuatan teras guludan dan pembuatan rorak. a) membuka lahan tanaman kopi; b) mengendalikan alang-alang untuk penanaman kopi Robusta; c) menentukan jarak tanam dan pembuatan lubang tanaman kopi; d) melakukan konservasi lahan untuk tanaman kopi; e) membuat teras guludan untuk konservasi lahan untuk tanaman kopi; dan f) melakukan rorak (Rorak adalah lubang yang dibuat di antara tanaman kopi). Penanaman Penaung Akan dibahas mengenai Penanaman Penaung Sementara dan Penaung Tetap dan Pengelolaan Penaung Sementara dan Penaung Tetap. Setelah selesai berlatih diharapkan peserta terampil menaman pohon penaung dengan baik dan benar serta mengelola pohon penaung. Bahan Tanam Unggul Dengan membahas mengenai pemilihan bagan tanam unggul kopi robusta diharapkan peserta setelah selesai berlatih terampil memilih bibit unggul tanaman kopi robusta.Pembuatan Persemaian a) Pembuatan Persemaian Tanaman Kopi Robusta;b) Pembibitan Tanaman Kopi Robusta; c) Penyambungan Tanaman Kopi Robusta; dan d) Penyetekan Tanaman Kopi Robusta. Setelah selesai berlatih diharapkan peserta a) terampil membuat persemaian tanaman kopi secara generatif; b) terampil membuat pembibitan tanaman kopi secara generatif; c) terampil menyambung pucuk tanaman kopi; dan d) melakukan pembibitan secara vegetatif (STEK) tanaman kopi.Penanaman Bibit pembahasan mengenai penanaman bibit kopi robusta diharapkan setelah selesai pembelajaran peserta terampil menanam bibit kopi robusta. Pemupukan a) Pemupukan pada Tanaman Kopi Robusta dan b) Membuat Pupuk Kompos dari Limbah Kebun Kopi Robusta. Setelah selesai berlatih peserta diharapkan a) terampil melaksanakan pemupukan pada tanaman kopi robusta dengan baik dan benar dan b) terampil membuat pupuk kompos dari limbah kopi. Pemangkasan a) Pemangkasan Bentuk Tanaman Kopi Robusta; b) Pemangkasan Produksi Tanaman Kopi Robusta; dan c) Pemangkasan Peremajaan Tanaman Kopi Robusta. Pembahasan ini bertujuan agar setelah berlatih peserta a) terampil memangkas bentuk tanaman kopi berbatang tunggal; b) terampil melakukan pemangkasan produksi tanaman kopi dan c) terampil melakukan pemangkasan rejuvinasi atau peremajaan tanaman kopi. Pengelolaan Penaung Pembahasan Pengelolaan Penaung Sementara dan Tetap ini bertujuan agar setelah selesai berlatih peserta terampil mengelola pohon penaung. Pengendalian Hama Terpadu (PHT) a) Pengamatan Serangan Nematoda Parasit; b) Pengamatan Serangan Penggerek Buah Kopi (PBKo); c) Pengendalian OPT Utama Kopi Robusta; d) Penerapan Keselamatan dan Keamanan Penggunaan Pestisida; dan e) Pengenalan terhadap Pestisida yang dilarang Permentan 39/2015. Pembahasan ini bertujuan agar peserta a) mampu mengidentifikasi serangan nematoda parasit; b) dapat melakukan identifikasi serangan Penggerek Buah Kopi (PBKo); c) mampu melakukan pengendalian OPT utama kopi; d) mampu menerapkan keselamatan dan keamanan penggunaan pestisida; dan e) dapat menjelaskan Pestisida yang Dilarang menurut Permentan 39/2015.(doewa) Modul lengkap dapat di download pada https://drive.google.com/file/d/0BwNwWK7DMLK-WnR3eTdUVVhNR2c/view?usp=sharing