Loading...

Sambut Tahun Baru Islam 1443 H & HUT RI ke 76, Organisasi Kemasyarakatan & Pelaku Usaha di Kecamatan Bojongsari Gelar Baksos

Sambut Tahun Baru Islam 1443 H & HUT RI ke 76, Organisasi Kemasyarakatan & Pelaku Usaha di Kecamatan Bojongsari Gelar Baksos
Depok - Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1443 Hijriyah & HUT RI ke 76, Organisasi Kemasyarakatan & Pelaku Usaha di wilayah Kecamatan Bojongsari, Kota Depok berkolaborasi mengadakan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) dengan pembagian paket sembako untuk anak yatim. Organisasi Kemasyarakatan & Pelaku Usaha yang ikut berpartisipasi antara lain KOOD Kota Depok, KOOD Kecamatan Bojongsari, KTNA Kecamatan Bojongsari, P4S Sanderiana Orchid, UMKM Bojongsari Maju Bersama (BOSAMA), Tim Penggerak PKK Kecamatan Bojongsari, Karang Taruna Kecamatan Bojongsari, Saung Kang Dedi, Pawon Putri Pegagan & Mimasa Food. Kegiatan Baksos peduli yatim tersebut diselenggarakan dalam rangkaian acara “Pelatihan Sejuta Petani dan Penyuluh” di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Sanderiana Orchid, Kelurahan Duren Seribu, Kecamatan Bojongsari Kota Depok, Jum’at (06/08/2021). “Lebaran anak yatim yang diperingati setiap bulan Muharram sudah menjadi tradisi bagi masyarakat. Terutama dalam upaya berbagi kebahagiaan dan keceriaan bersama anak yatim,” ujar Wakil Ketua Kumpulan Orang-Orang Depok (KOOD) Kota Depok, Jamhurobi dalam sambutannya. Jamhurobi menambahkan, Lebaran yatim sebagai bentuk perhatian masyarakat terhadap anak yatim perlu dijaga dan dilestarikan dikalangan masyarakat Kota Depok. Hal yang sama disampaikan Ketua Panitia Baksos, Zaelani, menurutnya adanya pandemi tidak mengurangi semangat kami untuk berbagi kepada sesama. “Alhamdulillah, kami masih bisa melaksanakan Baksos, sasarannya kepada anak yatim di wilayah Kecamatan Bojongsari,” ungkap Ketua KTNA Kecamatan Bojongsari ini. Sementara itu, Ketua P4S Sanderiana Orchid, Yanti Safitri menjelaskan, meski di tengah pandemi, pihaknya tetap melaksanakan baksos. Namun, tetap menjalankan protokol kesehatan dan pendistribusiannya dilaksanakan dengan cara diantarkan langsung kepada penerima, hal ini dilakukan sesuai dengan himbauan pemerintah guna menghindari kerumunan sebagai bentuk pencegahan Covid-19. “Setiap anak yatim mendapatkan paket sembako berupa beras, minyak, mie instan, gula dan berbagai produk olahan hasil dari UMKM setempat” tutupnya.