Loading...

SAMBUTAN WALIKOTA PALOPO PADA ACARA PEMBUKAAN RAPAT DEWAN KETAHANAN PANGAN KOTA PALOPO TAHUN 2013

SAMBUTAN WALIKOTA PALOPO PADA ACARA PEMBUKAAN RAPAT DEWAN KETAHANAN PANGAN KOTA PALOPO TAHUN 2013
Bismillahirrahmanirrahim Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatu Yang terhormat: - Ketua DPRD Kota Palopo - Unsur Muspida Kota Palopo - Ketua Pengadilan Tinggi Negeri Palopo - Kepala Badan Ketahanan Pangan Daerah Propinsi Sulawesi Selatan - Unsur Muspida Kota Palopo - Kepala Badan/Dinas Lingkup Pemerintah Kota Palopo - Insan Pers - Undangan dan Hadirin yang berbahagia. Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan hidayahNya, kita dapat berkumpul di tempat ini, untuk menghadiri Rapat Dewan Ketahanan Pangan Kota Palopo Tahun Anggaran 2013, dalam keadaan sehat wal’afiat. Saya menyambut baik dan sekaligus memberikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Hadirin yang saya hormati, Saya ingin mengingatkan kepada kita semua bahwa tujuan pokok ketahanan pangan nasional adalah tersedianya bahan pangan pokok yang cukup dengan harga yang terjangkau bagi seluruh rakyat sepanjang waktu. Strategi utamanya bertumpu pada kemandirian supply untuk memenuhi secara berkelanjutan kenaikan/perkembangan konsumsi. Tujuan tersebut sejalan dengan Visi Pembangunan Kota Palopo Tahun 2013-2018 yaitu Terwujudnya Palopo sebagai kota pendidikan, jasa, niaga dan agroindustri yang berwawasan agama, budaya dan lingkungan yang terkemuka di Indonesia. Salah satu misi untuk mendukung tercapainya visi tersebut adalah mendorong ketersediaan kebutuhan pokok manusia (masyarakat) khususnya sandang, pangan bagi masyarakat Kota Palopo. Oleh karena itu pertemuan kali ini yang mengangkat tema Mendorong ketersediaan pangan ditengah masifnya alih fungsi lahan saya anggap sebagai sebuah langkah positif untuk merumuskan agenda strategis dalam rangka mewujudkan visi dan misi tersebut khususnya mendorong ketersediaan pangan yang cukup sampai dan dapat dirasakan masyarakat di tingkat rumah tangga. Hadirin yang saya hormati, Sebagaimana kita ketahui bersama dalam UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, menyebutkan bahwa Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang paling utama dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai komponen dasar untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Selain itu negara berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan dan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi seimbang, baik pada tingkat nasional maupun daerah secara merata sepanjang waktu dengan memanfaatkan sumber daya, kelembagaan, dan budaya lokal. Pembangunan pertanian, perikanan, dan kehutanan yang berkelanjutan merupakan suatu keharusan, untuk memenuhi kebutuhan pangan, papan, dan bahan baku industri serta memperluas lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat khususnya petani, nelayan dan masyarakat didalam atau disekitar kawasan hutan, mengentaskan masyarakat dari kemiskinan khususnya di perdesaan, meningkatkan pendapatan nasional, serta menjaga kelestarian lingkungan. Kota Palopo sebagai centre pembangunan di jazirah utara Propinsi Sulawesi Selatan, tidak mengherankan apabila areal pertanian, perikanan dan kehutanan mengalami perubahan fungsi terus meningkat setiap tahun. Alih fungsi lahan pertanian produktif di Palopo terutama lahan sawah, menjadi lahan non pertanian telah berlangsung dan sulit dihindari sebagai akibat pesatnya laju pembangunan. Kemandirian supply yang sustainable, yang berkelanjutan dalam jangka panjang, hanya dapat kita capai melalui satu jalan saja. Jalan itu adalah peningkatan produktivitas per satuan lahan melalui penerapan teknologi. Kita tidak akan bisa memenuhi kebutuhan pangan rakyat kita kalau hanya mengandalkan pada perluasan lahan. Dan yang paling utama adalah peningkatan produktivitas. Ini harus selalu kita pegang. Oleh sebab itu, dalam upaya kita untuk merumuskan strategi ketahanan pangan daerah harus fokus ini jangan kita lupakan. Selanjutnya, secara khusus saya ingin menggarisbawahi beberapa hal yang perlu perhatian dan komitmen kita semua, Antara lain : 1. Saya harapkan SKPD terkait agar meningkatkan komitmennya terhadap pencapaian target swasembada pangan ditengah terbatasnya lahan produktif melalui koordinasi program yang lebih baik dan dengan dukungan dana APBN dan APBD yang cukup. 2. BUMN dan BUMD yang ada di Kota Palopo utamanya Bulog dan Perbankan juga harus mengambil peran yang lebih besar lagi dalam program-program pemerintah dalam hal pembangunan ketahanan pangan termasuk mendukung permodalan. 3. Sistem informasi produksi dan sistem informasi pasar yang sudah ada sekarang perlu diefektifkan dan ditingkatkan kualitasnya sehingga makin bermanfaat nyata bagi produsen dan konsumen yang melaksanakan transaksi sehari-hari. 4. Alih fungsi lahan pertanian produktif di perlu benar-benar dikendalikan dengan menerapkan secara tegas ketentuan-ketentuan yang berlaku. Akhir kata, saya ucapkan selamat kepada para peserta untuk mengikuti pertemuan ini, dan tak lupa mengucapkan terima kasih saya kepada Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kota Palopo dan Panitia Penyelenggara yang telah bekerjasama dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Dengan mengharapkan Ridho Allah, SWT dan dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan Kota Palopo Tahun 2013 dengan resmi saya nyatakan dibuka. Billahi taufiq wal hidayah Wassalamu Alaikum Wr.Wb. Palopo, 9 Desember 2013 WALIKOTA PALOPO/ Ketua Dewan Ketahanan Pangan Kota Palopo DRS. H.M. JUDAS AMIR, MH Admin - rihdo Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-fareast-language:EN-US;}