Loading...

Segera Tayang, Ini Sinopsis Film Muara, Arti Sebuah Persahabatan

Segera Tayang, Ini Sinopsis Film Muara, Arti Sebuah Persahabatan
Depok - Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) adalah kelompok penggerak pariwisata sebagai bentuk kelembagaan informal yang dibentuk anggota masyarakat (khususnya yang memiliki kepedulian dalam mengembangkan kepariwisataan di daerahnya), merupakan salah satu unsur pemangku kepentingan dalam masyarakat yang memilki keterkaitan dan peran penting dalam mengembangkan dan mewujudkan Sadar Wisata dan Sapta Pesona di daerahnya. Sadar Wisata dan Sapta Pesona sebagai unsur penting dalam mendukung pengembangan destinasi pariwisata tentu tidak dapat terwujud secara otomatis tanpa adanya langkah dan upaya-upaya untuk merintis, menumbuhkan, mengembangkan dan melaksanakan secara konsisten di destinasi pariwisata. Menyikapi hal tersebut, dalam rangka menumbuhkan peran serta masyarakat secara aktif dalam mengembangkan Sadar Wisata dan Sapta Pesona bersama-sama dengan pemangku kepentingan terkait lainnya, Pokdarwis Kelurahan Bojongsari membuat film mengenai potensi wisata Situ Tujuh Muara sekaligus untuk mempromosikan dan menarik perhatian wisatawan-wisatawan agar berkunjung ke tempat wisata yang ada di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan Bojongsari, Kota Depok ini. “Oleh sebab itu, melalui film semacam ini, diharapkan warga masyarakat Kota Depok bisa menggunakan sarana media sosial untuk mempublikasikan segala potensi Situ Tujuh Muara agar bisa diketahui masyarakat diluar sana,” ungkap Koordinator Seksi Daya Tarik Wisata Pokdarwis Kelurahan Bojongsari, Heru Widiarto, ST (Senin, 21 Juni 2021) Menurut pria yang juga aktif dalam Kelompok KTNA Kecamatan Bojongsari, film dengan judul “Muara” yang dipersembahkan oleh Pokdarwis Kelurahan Bojongsari ini selain mencoba mengangkat view indah Situ Tujuh Muara, kita juga disajikan adegan yang bikin deg-degan, kocak maupun sedih dengan tidak meninggalkan potensi lokal lainnya yang ada di Kecamatan Bojongsari seperti Kuliner Ikan Asap, Tanaman Hias, Ikan Hias, permainan tradisional serta mengangkat problem masyarakat tentang Bank Keliling, ujarnya. Menceritakan 3 sahabat sedari kecil yang terdiri dari Mukhlis, Amad, dan Ali dengan latar belakang ekonomi keluarga yang tidak jauh berbeda masyarakat pinggiran situ, suatu hari persahabatan mereka terputus tidak lengkap karena Mukhlis harus pindah rumah tanpa sepengetahuan Amad dan Ali. Pada waktu yang cukup lama sampai mereka dewasa dan sukses dengan masing-masing profesi yang mereka miliki, Mukhlis datang untuk melihat tempat masa kecil dulu Sekian lama tidak bertemu Amad dan Ali awalnya tidak mengenali Mukhlis, Mukhlis akhirnya mengajak Amad dan Ali ke pinggiran situ (danau), sambil menunjuk Pocil (Pulau Kecil) yang berada di ujung dekat Muara setu, tempat mereka bermain ketika kecil, pada akhirnya Amad dan Ali percaya bahwa pemuda sebaya yang baru datang itu adalah benar Mukhlis teman lama saat mereka kecil. Anda penasaran dengan kelanjutan jalan ceritanya? Tunggu kisah mereka dalam Film “Muara” yang akan segera tayang, ikuti terus beritanya dengan cara follow IG: pokdarwis_kelbojongsari FB: Pokdarwis Kelurahan Bojongsari