Loading...

Semangat Penyuluh Pertanian Mendampingi Kegiatan Laporan Pertanggungan Jawaban Pengurus Poktan Bence Makmur

Semangat Penyuluh Pertanian Mendampingi Kegiatan  Laporan Pertanggungan Jawaban  Pengurus Poktan Bence Makmur
Dengan suasana kekeluargaan petani tetap semangat untuk menghadiri pertemuan Kelompok tani Bence Makmur Desa Napis secara rutin setiap selapanan Jum`at Legi, demikian juga halnya Penyuluhnya Kariyono, SP juga semangat selalu hadir untuk mendampingi kelompok tani binaannya. Dalam situasi jalannya yang becek sekali, pada hari Jumat legi tanggal 11 Desember 2020 diselenggarakan Laporan Pertanggungan Jawaban (LPJ) Pengurus Poktan Bence Makmur Desa Napis Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro selama kegiatan kurun waktu satu tahun (tahun 2020) yang hadiri anggota sebanyak 78 orang dan penyuluh pendamping.Sebelum Pengurus melaporkan Laporan Pertanggungan Jawab Pengurus, Penyuluh Pendamping menyampaikan arahan dan pembinaan bahwasanya LPJ wajib dilaksanakan setiap satu tahun sekali pada akhir tahun sebagai bentuk pertanggungan jawaban pengurus terhadap kegiatan dan keuangan anggota secara transparan. Laporan ditulis atau dicetak dalam bentuk makalah yang bisa dibaca oleh semua anggota dan sebagai dokumen yang setiap saat bisa dibuka kembali sebagai perbandingan perkembangan dari tahun ke tahun.Untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan anggota, pengurus bersama anggota bisa merumuskan kegiatan bisnis pada tahun berikutnya yang dituangkan dalam Rencana Kerja (RK) kelompok tani dan Rencana Anggaran & Belanja (RAPB). Unit usaha yang bisa ditingkatkan seperti simpan pinjam, pengolahan hasil dan pemasaran hasil, dan lain-lain.Mas Jayadi selaku ketua Poktan melaporkan bahwa awal pendirian tahun 2018 petani yang mendaftar sebagai anggota sebanyak 71 orang dan dalam perjalanannya saat ini tahun 2020 mejadi 91 orang .Kegiatan Poktan yang dilakukan terutama pertemuan rutin setiap selapanan (36 hari sekali) dengan ikatan arisan dan pemupukan modal .Dalam mendukung kegiatan permodalan Poktan telah disepakati, simpanan pokok Rp100.000, Simpanan wajib Rp.2000 setiap selapanan.Dana tersebut sebagai modal pelayanan pupuk untuk anggota.Modal yang terkumpul sampai dengan akhir tahun 2020 yaitu :1.Simpanan Pokok Rp. 9.100.0002.Simpanan Wajib Rp. 3.292.0093.SHU pupuk Rp. 4.515.000Jumlah total modal Rp.16.907.000Permodalan tersebut merupakan modal yang bersumber swadaya anggota yang diharapkan terus meningkat dan berkembang pesat.Untuk mendukung permodalan Pengurus Poktan juga berupaya untuk mendapat modal dari luar, melalui Program Petani Mandiri. Tahun 2020 ini mendapatkan dana hibah dari Bupati Bojonegoro sebesar Rp.67.337.741 untuk pengadaan pembelian benih padi dan pupuk NPK non subsidi, oleh karena itu pengurus beserta anggota mengucapkan terima kasih.Program Petani Mandiri diharapkan mampu mendongkrak pendapatan dan kesejahteraan petani serta terwujudnya kemandirian petani atau kelompok tani dalam mengembangkan usaha taninya. Ditulis oleh :Kariyono,SP Penyuluh Pertanian Kecamatan Tambakrejo.