Loading...

Seni Ketangkasan Domba Garut & Kontes Ternak Domba Tahun 2014

Seni Ketangkasan Domba Garut & Kontes Ternak  Domba Tahun 2014
Pagelaran Seni Ketangkasan Domba Garut (SKDG) dan Kontes Ternak Domba Tahun 2014. Dimeriahkan Sekitar 600 ekor Domba Garut yang mengikuti Seni ketangkasan Domba Garut dan sekitar 100 ekor yang mengikuti Kontes bibit ternak domba yang terdiri dari penilaian raja pedaging (pejantan), ratu bibit (induk betina) dan anak. Selain penilaian recording (catatan pribadi) Penilaian yang di ukur diantaranya bobot badan, tinggi pundak, panjang badan, lingkar dada, lebar dada, dalam dada, lebar pinggang lebar pinggul dan tinggi pinggul. SKDG dan kontes ternak diselenggarakan di kawasan kampus Unpad Jatinangor dari tanggal 17-18 mei 2014. Kegiatan ini merupakan kegiatan atas kerjasama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paguyuban 30 Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat, HPDKI DPD Provinsi Jawa Barat dan HPDKI DPC Kabupaten Bandung. Sementara SKDG dan kontes ternak diikuti oleh peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Barat. "ini merupakan kegiatan kemasyarakatan, disamping melestarikan salahsatu budaya seni di Jawa Barat, kegiatan ini juga berdampak positif terhadap petani peternak domba dan kambing khususnya di Jawa Barat", ujar Baran Siswandi (Ketua HPDKI DPC Kabupaten Bandung). Mengingat kebutuhan pangan hewani yang selalu meningkat dari tahun ke tahun, Baran juga mengungkapkan pentingnya pembinaan petani melalui kegiatan kontes seperti ini. "Hal-hal yang mendorong terhadap kekuatan peternakan rakyat maka perlu kerjasama organisasi, akademika, pemerintah seperti yang sekarang kita lakukan. Petani akan terus bersemangat bila kita semua mengupayakan cara-cara yang diminati masyarakat petani dengan berujung pada peningkatan nilai ekonomi. Domba Garut ini memiliki genetika yang bagus, pertumbuhannya cepat, nilai seniya juga dapat berbeda ketika domba memiliki prestasi pada saat kontes sehingga harga jualnya pun lebih mahal dibandingkan hitungan untuk dipotong" imbuhnya. Ketua Pelaksana SKDG, Bayu Prasetya (PG '30) mengungkapkan pentingnya acara tersebut merupakan salahsatu proses transformasi positif antara pihak akademisi/ para mahasiswa dengan pelaku usaha ternak, jadi ada sebuah interaksi diantaranya untuk meningkatkan, mengembangkan dunia usaha peternakan. Penulis : Danny Hardyana, S.Pt. (admin_bandung)