Loading...

Sinergi Tim Penggerak PKK Kecamatan Bojongsari dan P4S Sanderiana Orchid Dalam Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga

Sinergi Tim Penggerak PKK Kecamatan Bojongsari dan P4S Sanderiana Orchid Dalam Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga
Depok - Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga yang selanjutnya disebut dengan Gerakan PKK adalah gerakan dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat, menuju terwujudnya Keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat, sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender, serta kesadaran hukum dan lingkungan. Tim Penggerak PKK adalah mitra kerja pemerintah dan organisasi kemasyarakatan lainnya, yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali dan penggerak pada masing-masing jenjang untuk terlaksananya program PKK. Pemerintahan dapat maju dan kuat, apabila ketahanan keluarga yang dimotori oleh Gerakan PKK dengan 10 program pokoknya memiliki tingkatan dan kualitas yang tinggi, sehingga ketahanan keluarga sangat berpengaruh pada ketahanan pemerintahan suatu negara. Karenanya, Tim Penggerak PKK mempunyai nilai dan makna yang strategis, sebab keberadaan Gerakan PKK tidak hanya terletak pada kekuatan kelembagaannya saja, tetapi juga dengan kualitas program-programnya. Menyikapi hal tersebut, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Bojongsari bersama Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Sanderiana Orchid sepakat menjalin kerjasama melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dalam Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga meliputi kerjasama dalam hal kediklatan, kunjungan, magang, ketenagaan, pemanfaatan sarana prasarana, dan pemasaran. Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Bojongsari Mayang Widiansari bersama Ketua P4S Sanderiana Orchid Yanti Safitri, serta dihadiri oleh Wakil Ketua KOOD Kota Depok Jamhurobi, Lurah Duren Seribu Suhendar, Ketua UMKM BOSAMA Dedi Ruhimat, Ketua KTNA Kecamatan Bojongsari Zaelani dan Ketua Karang Taruna Kecamatan Bojongsari. Adapun tujuan penandatanganan Nota Kesepahaman ini adalah untuk meningkatkan koordinasi dalam pelaksanaan kegiatan Gerakan PKK di Kecamatan/ Kelurahan sekecamatan Bojongsari, menyamakan persepsi pelaksanaan kegiatan pembinaan 10 Program Pokok PKK, menyukseskan Program Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS), serta mensinergikan kegiatan Tim Penggerak PKK dengan kegiatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial-budaya. Ketua P4S Sanderiana Orchid, Yanti Safitri menyampaikan, “Semoga dengan penandatanganan Nota Kesepahaman ini, P4S Sanderiana Orchid bisa mengambil peran penting dalam Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga”. Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Bojongsari, Mayang Widiansari, menegaskan Gerakan PKK yang dimotori oleh Tim Penggerak PKK Kecamatan Bojongsari itu didorong agar tidak miskin inovasi. Hal tersebut bisa dilakukan dengan mengutamakan kualitas program berdasarkan program unggulan. “Karena pada hakekatnya program adalah hal yang terus bergerak, terus berkembang dinamis sesuai dengan tuntutan dan situasi yang ada,” ungkapnya. Oleh karena itu, Mayang Widiansari, menghimbau seluruh jajaran PKK di Kecamatan/ Kelurahan sekecamatan Bojongsari selaku mitra pemerintah agar mengedepankan pemberdayaan masyarakat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sebagai catatan, pada Tahun 2021 sejumlah inovasi telah mengantarkan Tim Penggerak PKK Kecamatan Bojongsari meraih Juara I pada Lomba Kader PKK Tingkat Kota Depok, dan Juara I lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Kota Depok. Mayang Widiansari, menekankan kembali tujuan gerakan PKK, salah satunya adalah menjadikan keluarga-keluarga yang berdaya dan sejahtera, yaitu keluarga yang memiliki kemampuan untuk meningkatkan kualitas dan taraf hidupnya, baik dari aspek ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial-budaya. Untuk itu, dalam mewujudkannya, PKK membutuhkan sinergi dan kerja sama dengan berbagai pihak. “Untuk itulah melalui penandatangan Nota Kesepahaman ini kita harapkan bisa menuju kepada 4 pokok prioritas PKK, yaitu ketahanan ekonomi masyarakat, revolusi mental, kemudian pelestarian lingkungan hidup dan memperkuat pelayanan dasar, seperti kesehatan, pendidikan sosial dan budaya,” tutup Mayang.