Loading...

SOSIALISASI DAN PENYERAHAN KARTU TANI SECARA SIMBOLIS KECAMATAN BUKIT BATU

SOSIALISASI DAN PENYERAHAN KARTU TANI SECARA SIMBOLIS KECAMATAN BUKIT BATU
Implementasi kartu tani merupakan bentuk perlindungan Pemerintah kepada Petani sesuai dengan UU no 19/2013 tentang perlindungan dan pemberdayaan petani. Di pasal 3 tercantum perlindungan dan pemberdayaan petani ini dilakukan dengan menyediakan sarana dan prasarana pertanian yang dibutuhkan dalam mengembangkan usaha tani. Di pasal 21, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah sesuai dengan kewenangannya dapat memberikan subsidi benih atau bibit tanaman, bibit bakalan ternak, pupuk, dan atau alsintan sesuai kebutuhan. Dan pemberiannya harus tepat guna, tepat sasaran, tepat waktu, tepat lokasi, tepat jenis, tepat mutu dan tepat jumlah. Dinas Pertanian Kabupaten Bengkalis bekerja sama dengan Bank Mandiri Cabang Sungai Pakning mengadakan kegiatan guna mendukung upaya implementasi kartu tani. Kegiatan tersebut bertajuk “Sosialisasi dan Penyerahan Kartu Tani Secara Simbolis”. Aktifitas tersebut difasilitasi untuk petani dan kelompok tani di dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Bukit Batu dan Kecamatan Bandar Laksamana. Acara Sosialisasi dan Penyerahan Kartu Tani Secara Simbolis terbagi menjadi dua sesi. Pertama pemaparan materi oleh Pihak Bank Mandiri, yang kedua musyawarah antara PPL dan Pengecer Pupuk Bersubsidi. Kegiatan berlangsung pada pukul 09:30 WIB mengambil tempat di Kantor BPP Bukit Batu, Gedung Serba Guna Desa Sungai Selari. Berkenan hadir pada kegiatan sosialisasi tersebut, Bapak Camat Bukit Batu, Kepala UPT BPP Siak Kecil, Koordinator PPL Bukit Batu dan Bandar Laksamana. Adapun narasumber acara Sosialisasi dan Penyerahan Kartu Tani Secara Simbolis, yaitu Pihak Bank Mandiri Cabang Sungai Pakning. Dalam sambutannya pada pembukaan acara, Bapak Camat menyampaikan bahwa Program Kartu Tani membuktikan bahwa pemerintah konsen dalam peningkatan ekonomi masyarakat. “Kartu Tani ada untuk memberikan kemudahan bagi semua petani untuk mengakses salah satunya pupuk bersubsidi. Supaya dalam hal ini tepat sasarannya, maka pemerintah memikirkan bagaimana caranya agar betul-betul dimanfaatkan oleh petani. Penggunaan kartu tani merupakan rekomendasi dari KPK, bagaimana supaya pupuk bersubsidi bisa tepat sasaran. Oleh karena itu, ketika sudah mendapatkan kartu ini bapak dan ibu petani gunakan sebaik mungkin. Sementara ini untuk bukit batu ada 127 untuk bandar laksamana ada 153 kartu tani.” Urai Pak Camat. Lebih lanjut disampaikan bahwa program ini merupakan kerjasama pemerintah dengan BUMN, khusus di Bukit Batu oleh Bank Mandiri. Melalui kartu ini bukan hanya untuk pupuk bersubsidi, melainkan juga untuk pembelian benih, bibit, Kredit Usaha Rakyat, dan sebagai tabungan. Bagi pemerintah, adanya kartu ini mempermudah dalam melihat data secara real, digunakan sebagai database jumlah petani, termasuk luasan lahan pertanian. Data yang telah terintegrasi bisa dimanfaatkan untuk proyeksi produksi dan konsumsi pangan. Juga sebagai acuan penyaluran bantuan sarana dan prasarana pertanian agar lebih akurat. “Kami dari pemerintah kecamatan menyambut baik adanya kartu tani ini, merupakan progres yang bagus bagi dunia pertanian kita, untuk masyarakat, untuk petani kita. Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan taraf ekonomi masyarakat khususnya para petani.” Tutup Pak Camat. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis kartu tani untuk dua orang peserta. Setelah jeda pengisian biodata, tepatnya pukul 12:30 WIB, PPL beserta Pengecer Pupuk Bersubsidi di dua Kecamatan, yaitu Kecamatan Bukit Batu dan Kecamatan Bandar Laksamana, mengadakan musyawarah bersama.