Normal 0 false false false EN-GB X-NONE X-NONE /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:10.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:115%; mso-pagination:widow-orphan; text-autospace:ideograph-other; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-fareast-language:EN-US;} Hari senin, 28 April 2014 Balai Pengkajian Tegnologi Pertanian (BPTP) Bali melakukan pembinaan pada Dainas Pertanian Dan Peternkan Kabupaten Buleleng di Ruang Pertemuan Distanak Buleleng Jalan A Yani 99 Singaraja. Pertemuan dipimpin Kabid Padi dan Palawija mewakili Kepala Dinas Pertanian Dan Peternakan, menghadirkan Kasi Perlindungan Tanaman Padi dan Palawija, Koordinator Pertanian dan Peternakan Kecamatan, POPT dan Mantri Tani Se kabupaten Buleleng. Kabid Padi dan Palawija selaku peminpin pertemuan tersebut, menyampaikan pentingnya penggunaan tegnologi Informasi melalui Internet dan HP untuk mengetahui kebutuhan informasi berkaitan dengan kebutuhan tegnologi pertanian setiap kecamatan. Disamping itu, disampaikan pula bahwa Tegnologi yang dimiliki oleh BPTP Bali sudah selayaknya dapat dimanfaatkan oleh petani diseluruh wilayah Bali. Dr. I Gusti Komang Dana Arsana, SP MSi, mewakili Kepala BPTP menyatakan pihak BPTP sudah banyak memberikan tegnologi konvensional, dan diharapkan dapat diterapkan dilapangan sesuai dengan kondisi dan situasi spesifik lokasi diwilayah Bali. Dan harapannya agar ada umpan balik dari masyarakat atau Penyuluh Pertanian terhadap inovasi tegnologi yang dibutuhkan dilapangan. Dr. Ida Bagus Aribawa . MS. Menyampaikan tentang kegiatan pemasangan cctv di 6 lokasi di Bali diantaranya, di Mendoyo Jembrana, Di Kerambitan, Marga, Cemagi, Dawan dan Di Sukawati. Secara on line para petani, petugas dapat melihat langsung dilayar monitor kegiatan yang terjadi dan kondisi secara langsung dilapangan. Sedangkan kendala yang dihadapi dengan CCTV tersebut adalah tidak adanya sinyal untuk mengirim gambar/kejadian dilokasi pemasangan. Para Petugas dan Penyuluh Pertanian setelah diberikan cara mengakses informasi melalui HP, merasa sangat terbantu untuk mengetahui kebutuhan tegnologi dilapangan, walaupun tidak memiliki internet, yang penting ada akses jaringan HP di kelompok tani atau dilahan sawah petani. Tegnologi ini akan disebarkan kepada semua anggota kelompok tani yang ada diwilayah kerja Penyuluh. ( I Nyoman Sudrana SP, PP Madya Buleleng)