Loading...

Sosialisasi Kegiatan P2L KWT Mekar Sari Indah Desa Wonosari

Sosialisasi Kegiatan P2L KWT Mekar Sari Indah Desa Wonosari
Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Kepulauan Meranti mengadakan sosialisasi kegiatan Pangan Pekarangan Lestari (P2L) di KWT Mekar Sari Indah Desa Wonosari Kecamatan Rangsang. Kegiatan tersebut diadakan di Rumah Ketua KWT Mekar Sari Indah yang dihadiri Drh. Sri Novriani Kepala Dinas, Ifwandi, SP Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Quratul Aini, SP Kepala Bidang Tanaman Pangan,Rio Eka Putra, STP Kasi Prasarana dan Sarana, Raja Ade Saputra, SP Kasi Pembenihan dan Perlindungan Tanaman, Kepala Desa Wonosari, PPL Kecamatan Rangsang dan Anggota Kelompok Wanita Tani Mekar Sari Indah. Dalam pembukaan acara Kepala Desa menyampaikan menucapkan terima kasih kepada dinas atas bantuan yang telah diberikan kepada kelompok dan harapannya agar kelompok tani dapat mempergunakan dan melaksanakan sebaik mungkin dana tersebut untuk mengembangkan dan memanfaatkan pekarangan yang ada dilingkungan sekitar. Drh. Sri Novriani selaku Kepala Dinas menyerahkan secara simbolis bantuan Kegiatan P2L kepada KWT Mekar Sari Indah dan harapan kedepannya kelompok dapat memberikan cntoh dan mengajak masyarakat sekitar untuk memanfaatkan lahan pekarangan yang ada dengan budidaya tanaman aneka sayuran tang nantinya dapat membantu menambah pendapatan bagi keluarga. Sedangkan Ifwandi, SP selaku Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan dan Peternakan Kabupaten Kepulauan Meranti menyampaikan materi mengenai Kegiatan P2L kepada para peserta kegiatan sosialisasi. Kegiatan P2Lmempunyai tujuan salah satunya yaitu mengatasi masalah stunting karena yang mana Kabupaten Kepulauan Meranti pada saat ini mempunyai angka stunting tinggi dan menjadi salah satu lokus stanting di Provinsi Riau . Dijelaskan juga mengenai 4 komponen utama dalam kegiatan P2L antara Lain terdiri atas sarana pembibitan, pengembangan demplot, pertanaman, dan penanganan pasca panen. Untuk sarana pembibitan terdiri dari rumah bibit dan sarana pendukung lainnya untuk memproduksi bibit tanaman. Setiap kelompok harus membangun rumah bibit untuk menyediakan dan memenuhi kebutuhan bibit kelompok, serta untuk menjaga keberlanjutan kegiatan P2L. Demplot berfungsi sebagai tempat usaha bersama untuk menghasilkan produk pangan yang berorientasi pasar, dan sebagai lokasi percontohan, temu lapangan, serta tempat belajar. Pengembangan Demplot yang berfungsi sebagai tempat usaha bersama untuk menghasilkan produk sayuran yang berorientasi pasar. Kegiatan pertanaman dilakukan melalui budidaya berbagai komoditas pangan sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral, yang dilakukan dipekarangan masing-masing anggota. Hasil dari kegiatan pertanaman diutamakan dapat dikonsumsi oleh anggota rumah tangga dan kelebihan produksi dapat dijual sebagai tambahan pendapatan rumah tangga. Setiap anggota kelompok diwajibkan menanam minimal 75 polibag atau setara dengan 25 m2 jika ditanam di lahan. Kegiatan pasca panen adalah hasil produksi dari kegiatan P2L, baik dari kebun bibit, demplot,maupun kelebihan produksi pertanaman anggota kelompok dilakukan pengemasan dan pemasaran. Penulis : Zulha Deni, SP PPL Desa Wonosari Kecamatan Rangsang