Loading...

SOSIALISASI KEGIATAN PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN UNTUK PENGEMBANGAN PANGAN DI KOTA PEMATANGSIANTAR DENGAN METODA SL

SOSIALISASI KEGIATAN PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN UNTUK PENGEMBANGAN PANGAN DI KOTA PEMATANGSIANTAR DENGAN METODA SL
SOSIALISASI KEGIATAN PEMANFATAAN LAHAN PEKARANGAN UNTUK PENGEMBANGAN PANGAN DI KOTA PEMATANGSIANTAR TAHUN 2014 DENGAN METODA SEKOLAH LAPANGAN (SL). Lahan pekarangan dapat dijadikan sebagai usaha untuk memenuhi kebutuhan gizi dan pangan keluarga melalui usaha pertanian. Dalam hal ini Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Pematangsiantar melaksanakan Sosialisasi Kegiatan Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Pengembangan Pangan di Kota Pematangsiantar Tahun 2014 dengan metode Sekolah Lapangan (SL).Adapun pelaksanaan Sosialisasi Kegiatan Pemanfaatan lahan pekarangan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 30 Mei 2014 selama 1 (satu) hari yang dimulai pada jam 08.30 wib sampai dengan jam 16.00wib bertempat di Lahan Perkarangan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Pematangsiantar yang dihadiri oleh Para Lurah dari 8 (delapan) Kelurahan yaitu Kelurahan Bah Kapul dan Gurilla Kecamatan Siantar Sitalasari, Kelurahan Marihat Jaya, Nagahuta Timur, dan Nagahuta Kecamatan Siantar Simarimbun, Kelurahan Sipinggol-pinggol Kecamatan Siantar Barat, serta Kelurahan Pondok Sayur dan Naga Pitu Kecamatan Siantar Martoba, dimana masing-masing Kelurahan tersebut menghadirkan 2 orang Penggerak PKK, 2 (dua) orang warga Binaan, seluruh penyuluh pendamping.Sosialisasi Kegiatan Pemanfaatan Lahan Pekarangan untuk Pengembangan Pangan Tahun 2014 di Kota Pematangsiantar dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Pematangsiantar yang diwakili oleh Sekretaris Badan, Bapak Monang Marbun, SH.Dalam pengarahan Bapak Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Pematangsiantar yang diwakili oleh Bapak Sekretaris Badan menyampaikan bahwa "Jika dikelola dengan baik pekarangan rumah dapat memberikan manfaat bagi kehidupan keluarga seperti : tempat bermain, tempat rekreasi, sumber pangan dan juga sebagai sumber pendapatan". Lebih lanjut Beliau menyatakan bagi rumah tangga yang mempunyai pekarangan luas khususnya di pedesaan pekarangan akan lebih mudah dikembangkan dan dimanfaatkan seperti untuk bercocok tanam, beternak, dan membuat kolam ikan. Namun lain halnya di Kota Pematangsiantar yang lahan pekarangan sempit bahkan tidak ada sama sekali. Masalah luas atau sempit hendaknya jangan dijadikan patokan untuk bisa atau tidak dalam pemanfaatan pekarangan rumah kita yang penting ada kemauan pasti akan dapat terlaksana.Untuk pekarangan sempit dapat diterapkan sistim TABULAPOT (tanaman Buah/bumbu dalam pot). Pemilihan komoditi yang akan dikembangkan tentunya harus juga mempertimbangkan pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga serta pengembangannya secara komersial berbasis kawasan.Dalam hal ini beliau juga menyampaikan fungsi dan manfaat pekarangan yaitu : dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga, sebagai lumbung pangan (dimana hasilnya dapat diambil sewaktu-waktu dan tidak ada musim pacekliknya), sebagai apotik hidup dan masih banyak lagi kegunaan lainnya.Begitu besar fungsi dan manfaat pekarangan jika dikelola dengan baik, dengan demikian diakhir Kata Sambutan Bapak Kepala Badan yang diwakili Sekretaris Badan, Bapak Monang Marbun,SH mengajak " Mari manfaatkan pekarangan anda mulai sekarang dan tidak ada kata terlambat".Untuk lebih mensinkronkan pelaksanaan dilapangan, diharapkan kerjasama dan koordinasi yang baik antara Penggerak PKK, Penyuluh Pendamping dengan Lurah masing-masing agar menindak lanjuti tujuan kegiatan ini kepada warga binaan masing-masing.Kepala Bidang Pengendalian Pangan selaku Ketua pelaksana (Hotma Sinurat, SE) menambahkan bahwa 2 (dua) minggu sebelum pelaksanaan sosialisasi ini, Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Pematangsiantar telah mendistribusikan sarana produksi berupa Benih sayuran, Pupuk kompos dan Pupuk buatan ( Urea, SP-36 dan NPK ) serta Polybag ke kantor kelurahan sasaran program yang diterima langsung oleh Lurah masing-masing.Sosialisasi Kegiatan Pemanfaatan lahan pekarangan pada Pelaksana Sekolah Lapangan tersebut, Bapak Jonny S.D Berutu, SP mewakili 4 (empat) Koordinator BPP selaku Pemandu lapang mengajak para peserta ke lokasi Kebun Bibit yang berada di pekarangan Kantor Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kota Pematangsiantar dengan Materi Tehnik Persemaian benih sayuran ( Cabe Rawit, Sawi Putih, Kailan, Terung Telunjuk, Terung Ungu) dengan menggunakan media Tanah Hitam dan Kompos di dalam polybag.Dengan harapan agar peserta sosialisasi dapat menerapkannya di lapangan. Penulis : Herlina Veronika, SP