Loading...

Sosialisasi Kostratani Kecamatan Pemayung

Sosialisasi Kostratani Kecamatan  Pemayung
Kostra tani adalah pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan, yang merupakan optimalisasi tugas, fungsi dan peran balai penyuluah pertanian (BPP) dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Hadir pada kesempatan tersebut Bapak Camat Pemayung,koramil,Polsk,Statistik,dokterHewan,paramedik veteriner,tokoh masyarakat ,ketua asosiasi petani indonesia,gapoktan.poktan dan para penyuluh dalam kecaamatan Pemayung. Sebagaiinformasi dari camat pemayung bahwasanya desa selat,teluk dan desa serasah sebagai pemasok sayur sayuran tiap hari kekota jambi paling kurang 5mobil carry per hari, artinya pemayung sebagai daerah penyangga sayuran untuk kota jambi. Untuk yang akan datang kita perkuatkan perekonomian masyarakat pemayung dengan bersinergis satu samalainnya. Pasukan Kostratani Tenaga fungsional IT (Informasi Teknologi) Koramil Polsek Penyuluh pertanian KCD/ mantri tani POPT (pengendalian organisme pengganggu tanaman) PBT Medik veteriner Paramedik veteriner WASTUKAN (pengawas mutu pakan) WASBITNAK (pengawas bibit ternak) PMHP Analis pasar hasil pertanian PPVT Analis ketahanan pangan Pengawas alsintan Anggota poktan / Gapoktan KUB (Kelompok usaha bersama Operator IT Babinsa Babinkamtibmas Peran 1.Pusat data daninformasi 2.Pusat gerakanpembangunanpertanian 3.Pusat Pembelajaran 4.Pusat KonsultasiAgribisnis5.Pusat Pengembangan Jejaring Kemitraan Tujuan Kostratani Jangka Panjang Mengoptimalkan tugas, fungsi dan peran balai penyuluhan pertanian (BPP) sebagai pusat kegiatan pembangunan pertanian tingkat kecamatan dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional. Tujusn Kostratani Jangka Pendek Untuk meningkatkan penguatan sarana prasaranan, kelembagaan, kapasitas SDM, dan penyelenggaraan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan. Meningkatkan peran pimpinan daerah (kepala desa, camat, bupati dan gubernur) untuk menggerakkan penyuluh pertanian dan petugas lapangan lainnya. Materi ini disampaikan oleh Tim Kostrada Kabupaten Batang Hari. Ditulisoleh : AbdulFata,SP (Penyuluh Pertanian Madya)