Loading...

SOSIALISASI PENGEMBANGAN KOMODITAS JAMBU METE SAMBUNG PUCUK DESA LABUNTI KECAMATAN LASALEPA

SOSIALISASI PENGEMBANGAN KOMODITAS JAMBU METE SAMBUNG PUCUK DESA LABUNTI KECAMATAN LASALEPA
Sosialisasi pengembangan komoditas jambu mete sambung pucuk di desa Labunti telah dilaksanakan pada hari Jumat, tepatnya pada tanggal 20 November 2020 bertempat di balai desa Labunti kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna. Sosialisasi ini dihadiri oleh para petani yang telah didata sebagai Calon Petani Calon Lahan (CPCL) Jambu mete sambung pucuk desa Labunti. Acara sosialisasi ini dibuka oleh sekretaris Desa Labunti, bapak Sandima. Pemateri dalam kegiatan sosialisasi ini Kepala bagian perkebunan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Muna, beserta beberapa orang perwakilan dinas perkebunan provinsi Sulawesi tenggara. Dalam Acara sosialisasi ini juga turut hadir penyuluh pendamping perkebunan kecamatan Lasalepa, para petani yang hadir berjumlah 17 orang, sesuai dengan jumlah petani yang terdata dalam CPCL Jambu mete sambung pucuk. Luasan lahan yang terdata adalah 11 ha. Dalam sosialisasi ini dijelaskan mengenai hak dan kewajiban petani. Petani berhak mendapatkan fasilitas berupa bibit jambu mete sambung pucuk, pupuk organik dan pupuk anorganik (pupuk NPK), biaya pembersihan lahan sebesar Rp 500ribu per hektarnya. Sementara petani diwajibkan untuk menanam dan memelihara semua bibit jambu mete sambung pucuk yang diberikan dengan baik, sehingga dapat memberikan hasil yang maksimal. Dijelaskan lebih lanjut dalam sosialisasi ini, cara pembuatan lubang tanam dan pengajiran untuk tanaman jambu mete sambung pucuk, dengan ukuran lubang tanam 60x60x60 cm, dengan jarak antar tanaman 10 m. Pembuatan lubang tanam ini sebaiknya dilakukan 2-3 minggu sebelum tanam. Selanjutnya dijelaskan pula secara detail tentang cara penanaman, pemupukan, dan pengendalian hama dan penyakit tanaman. Bibit tanaman jambu mete sambung pucuk dijadwalkan akan tiba pada bulan Desember tahun ini. Dengan menggunakan bibit unggul bersertifikasi diharapkan dapat memberikan hasil panen yang maksimal dengan usia panen lebih singkat, induk tanaman yang lebih kuat perakarannya, lebih panjang umurnya sehingga dapat memberikan banyak keuntungan bagi petani. Selanjutnya setelah kegiatan sosialisasi ini diharapkan petani dapat memahami sehingga ilmu yang diperoleh dapat diaplikasikan dalam menanam dan memelihara jambu mete sambung pucuk dengan sebaik mungkin sesuai dengan input teknologi yang diarahkan. Akhirnya semoga kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi petani di desa Labunti dan berjalan dengan sukses, Aamiin... (Ummy Kalsum,SP Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Labunti kecamatan Lasalepa Kabupaten Muna Sulawesi tenggara).