Loading...

SOSIALISASI PMK PADA TERNAK

SOSIALISASI PMK PADA TERNAK
Pada hari kamis, 2 juni 2022 di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bintang Ara diadakan kegiatan “Sosialisasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)” . Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Bapak drh Suwandi dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tabalong. Sosialisasi ini diikuti oleh 25 peserta yang merupakan peternak sapi dan kambing di Kecamatan Bintang Ara. Bapak drh Suwandi menyampaikan materi tentang penyakit mulut dan kuku pada pada ternak. Para peternak harus mewaspadai PMK ini, karena PMK ditetapkan sebagai salah satu penyakit hewan menular. Untuk mengurangi dampak serta meminimalkan penyebaran PMK perlu kemampuan deteksi dan diagnosa yang cepat. Kasus PMK jelas terlihat pada ternak sapi dengan gejala diantaranya air liur berlebihan dan luka pada kuku serta kakinya. Penyakit PMK disebabkan oleh foot and mouth diseases virus (FMDV). Secara umum penyakit ini menunjukkan ge jala ; demam tinggi((mencapai 39 derajat) selama beberapa hari, tidak mau makan,ada luka/lepuh pada daerah mulut (lidah,gusi,pipi bagian dalam dan bibir),luka dikaki, luka juga bisa terjadi pada liang hidung, moncong dan puting susu. Salah satu tindakan pencegahan yang bisa kita lakukan adalah dengan membersihkan kandang secara berkala dan membersihkan lingkungan kandang, bila ada ternak baru harus dipisahkan dengan ternak lain selama 14 hari. Apabila ada ternak yang mengalami gejala segera lah melaporkan ke petugas, sehingga ternak bisa cepat diberikan pengobatan. Semoga dengan kegiatan sosialisasi mengenai penyakit mulut dan kaki pada ternak bisa mencegah masuknya penyakit ini dan ternak bisa menghasilkan daging yang aman, sehat, utuh dan halal. Penulis : Rissa Noor ‘Ain, SP