Loading...

SOSIALISASI PROGRAM SRI KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN 2014

SOSIALISASI PROGRAM SRI KABUPATEN SIJUNJUNG TAHUN 2014
Bertempat di rumah ketua kelompok tani Bunga Sari bernama Jumino, Jorong Dusun Tinggi II, Nagari Lubuk Tarantang, Kecamatan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung diadakan Sosialisasi Program SRI tahun 2014. Acara dilaksanakan pada hari Rabu, 11 Juni 2014 yang dihadiri oleh Tim Teknis Dinas Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Sijunjung bersama dengan Penyuluh Program UPTB-BPK Kecamatan Kamang Baru dan Penyuluh Wilayah Binaan Lubuk Tarantang. Anggota dari kelompok tani Bunga Sari seluruhnya juga ikut hadir dalam pelaksanaan sosialisasi ini. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan agar dalam pelaksanaan program SRI di kelompok tani Bunga Sari dapat berjalan dengan sebaik-baiknya dengan mengikuti petunjuk teknis yang telah ditetapkan oleh Dinas. SRI (The System Of Rice Intensification) merupakan sistem intensifikasi dalam budidaya padi yang bertujuan untuk mencapai produktivitas padi secara maksimal dengan mensinergikan tiga faktor pertumbuhan padi yaitu : maksimalisasi jumlah anakan, pertumbuhan akar, dan suplai hara, air serta oksigen. Cara tersebut menghemat air, karena padi tidak digenangi layaknya di persawahan. Air hanya digunakan untuk menjaga kelembaban tanah agar akar padi dapat tumbuh dengan baik karena pada dasarnya padi bukan tanaman air. Hal ini dimaksudkan agar suplai oksigen ke akar cukup sehingga padi menjadi sehat dan berkembang membentuk karakter-karakter morfologi yang mendukung peningkatan produktivitas tanaman padi. Bantuan yang diberikan kepada kelompok tani pelaksana dalam program SRI ini berupa saprodi benih, pupuk, dan mesin bajak (hand traktor). Luas tanam yang akan dilaksanakan adalah 20 ha. Tim Teknis Dinas Tanaman Pangan dan Perkebunan Kabupaten Sijunjung dalam arahannya menyampaikan secara detail bagaimana proses maupun tahapan dalam budidaya padi yang mengarah kepada SRI. Kelompok tani diharapkan menggunakan sistem tanam jajar legowo dan padi tanam sebatang (PTS) yang telah terbukti dapat meningkatkan produktivitas padi. Penggunaan pupuk organik atau kompos juga sangat dianjurkan, dimana bahan baku pembuatan kompos juga banyak tersedia di lahan petani berupa jerami hasil panen padi serta sisa kotoran ternak sapi. Pelaksanaan program SRI di kelompok tani Bunga Sari diharapkan dapat menjadi contoh bagi petani maupun kelompok tani lainnya sehingga membawa dampak yang positif bagi pelaku utama dalam usaha peningkatan produksi padi di Nagari Lubuk Tarantang. Penyuluh pendamping diharapkan dapat membimbing kelompok tani melalui pertemuan-pertemuan dalam Sekolah Lapang (SL) agar permasalahan yang ditemui di lapangan dapat segera diatasi dengan baik. (M. Iwan K, SP - Admin Sijunjung)