Loading...

Stik Waluh Lezat Oleh Kwt Desa Gersi

Stik Waluh Lezat Oleh Kwt Desa Gersi
T Tanaman waluh / labu kuning populasinya di Indonesia cukup banyak dan mudah didapati, tanaman ini bisa tumbuh liar di pekarangan, pematang sawah dan tegalan ataupun di kebun. Tanaman ini termasuk tanaman yang tahan dari serangan penyakit ataupun perubahan iklim. Apabila waluh / labu kuning ini dikembangbiakkan secara khusus maka tidak terlalu membutuhkan perawatan yang terlalu intensif sekali dan hasil yang didapat bisa lebih maksimal, namun sayangnya pemanfaatan labu menjadi jenis olahan makanan tidak terlalu banyak variasinya hal ini menyebabkan segmen konsumen waluh / labu kuning sangat terbatas. Dalam waluh / labu kuning terdapat beberapa kandungan zat penting bagi kesehatan tubuh manusia di antaranya adalah : Vitamin A dikenal bagus sekali untuk kesehatan mata. Vitamin C baik untuk menjaga daya tahan tubuh dari serangan penyakit terutama saat kondisi badan sedang melakukan aktifitas yang cukup tinggi. Alpha -hydrox-acid yang bagus untuk kesehatan kulit. Beta-carotene adalah sumber antioksidan, yang mampu mencegah penuaan dini dan zat anti kanker. Potassium mineral ini disebut-sebut mampu menurunkan risiko terkena hipertensi. Zinc mampu meningkatkan system imun (pertahanan) tubuh dan kemampuannya menurunkan risiko osteoporosis, karena zinc berperan dalam mendukung kepadatan tulang. Kandungan serat di dalam waluh / labu kuning juga cukup tinggi, sehingga sangat berguna dalam kesehatan pencernaan. Selain itu serat, menurut hasil penelitian, juga dapat menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung. Biji labu kuning juga mempunyai manfaat, yakni meringankan gejala arthritis, karena di dalamnya terkandung zat anti-peradangan, biji labu kuning dapat menghambat zat berbahaya yang menimbulkan gangguan prostat. Stik Labu Kuning Berbeda dengan buah-buahan untuk sayuran belum ada pengolahan yang cukup mapan di Indonesia. Sayuran pada umumnya masih diperdagangkan dalam bentuk segar. Salah satu alternatif untuk pengolahan sayur yaitu dengan menghadirkannya ke dalam bentuk yang mudah dan praktis yang dapat diterima masyarakat. Salah satu makanan yang memiliki kriteria tersebut salah satunya adalah stik. Stik adalah kelompok makanan ringan. Makanan ringan adalah makanan yang dikonsumsi sebagai penghasil energi disamping makanan berat. Penambahan labu kuning didalamnya dimaksudkan untuk menambah nilai gizi dari stik tersebut. KWT Melati Desa Gersi Kecamatan Jepon Kabupaten Blora telah mengembangkan pembuatan stik waluh / labu kuning ini untuk meningkatkan nilai jual waluh / labu kuning sehingga menambah pendapatan keluarga, serta bisa menjadi kegiatan positif bagi para anggota KWT Melati di Desa Gersi Kecamatan Jepon Kabupaten Blora. Berikut cara pembuatan stik waluh / labu kuning dari KWT Melati di Desa Gersi Kecamatan Jepon Kabupaten Blora Bahan-bahan: 125 gr tepung protein rendah 65 gr labu kuning (kukus dan haluskan) 25 gr tepung tapioka 1 butir kuning telur 3 siung bwg putih haluskan 1/4 sdt garam 25 gr keju cheddar parut 1/4 sdt kaldu bubuk ( bila suka ) Cara Membuat: 1. Ayak bahan kering (tepung dan tapioka) tambahkan labu kuning, kuning telur, keju, bawang merah, garam, penyedap uleni sampai berbulir ya. Loading... Kalau sudah berbulir siap di giling di gilingan mie. Ambil adonan di tekan tekan membentuk bola atau persegi kemudian giling dengan roll pin. Setelah agak tipis boleh di masukan ke gilingan mie. Bisa langsung dimasukan ke gilingan no 3 ulangi dua-tiga kali sampai halus. Kemudian pindahkan ke no 4 ulangi lagi. Sampai no 5 yg kecil bisa sambil ditaburi tepung supaya tidak lengket. Setelah selesai pindahkan ke gilingan cetakan mie pasta. Kalau ingin pendek saat adonan keluar bisa di potong. Ulangi sampai adonan habis. Kemudian siapkan minyak panas. Adonan siap digoreng dengan api kecil hingga berwarna kekuningan dan matang . Apabila telah dingin baru dilakukan kegiatan pengemasan. admin- blora: Musriati, SP(BPP Jepon); Sri Endah M. SP.