Produk perkebunan pada umumnya merupakan produk ekspor, oleh karena itu pengembangan dan peningkatan daya saing dalam memasarkan produk bukanlah menjadi hal yang mudah akan tetapi harus ditempuh dengan berbagai upaya untuk memperkenalkan produk yang dihasilkan. Salah satu tujuan pemasaran adalah memperoleh keuntungan, dan sudah barang tentu dengan menawarkan produk yang berkualitas, memenuhi keinginan konsumen, harga terjangkau, pelayanan memuaskan dan menampilkan citra produk secara keseluruhan dengan baik. Untuk dapat memenuhi hal tersebut dibutuhkan suatu strategi pemasaran dimana pengembangan sistem pemasaran, khususnya pasar dalam negeri diarahkan pada terciptanya mekanisme pasar yang berkeadilan, sistem pemasaran yang efisien dan efektif, meningkatnya posisi tawar petani dan meningkatnya pangsa pasar produk lokal. Untuk dapat memenuhi hal tersebut dibutuhkan suatu strategi pemasaran dimana pengembangan sistem pemasaran, khususnya pasar dalam negeri diarahkan pada terciptanya mekanisme pasar yang berkeadilan, sistem pemasaran yang efisien dan efektif, meningkatnya posisi tawar petani dan meningkatnya pangsa pasar produk lokal. Produk perkebunan mempunyai peluang pasar yang cukup bagus, tidak hanya di pasar lokal dan nasional tetapi juga sudah terbuka lebar ke pasar ekspor yang bisa dijangkau oleh para pelaku usaha perkebunan besar maupun kecil, sehingga diharapkan nilai tambah produk perkebunan semakin meningkat. Strategi PemasaranStrategi sangat dibutuhkan dalam segala aktivitas tak terkecuali dalam dunia usaha, Kerap kali peran strategi menentukan besar kecilnya profit yang diperoleh. Hal ini pun berlaku dalam dunia usaha perkebunan, dimana dibutuhkan strategi jitu mulai dari tahap proses produksi sampai kepada proses pemasaran. Teknik pemasaran merupakan kunci keberhasilan dalam penjualan suatu produk perkebunan, karena teknik pemasaran yang baik didukung dengan strategi pemasaran yang efektif dan mengedepankan kualitas atau mutu produk maka proses pemasaran yang baik akan berjalan dinamis sehingga produk yang ditawarkan mempunyai daya saing yang tinggi akibat kepercayaan konsumen terhadap produk tersebut. Beberapa strategi pemasaran yang perlu diperhatikan dan diterapkan dalam menghadapi persaingan pasar khususnya pasar produk perkebunan antara lain:1. Melakukan pengamatan terhadap PasarPasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Dalam ilmu ekonomi mainstream, konsep pasar adalah setiap struktur yang memungkinkan pembeli dan penjual untuk menukar jenis barang, jasa dan informasi. Pertukaran barang atau jasa untuk uang adalah transaksi. Ada dua peran di pasar, pembeli dan penjual. 2. Melakukan pengamatan dan promosi terhadap produkPromosi penjualan memegang peranan yang sangat penting untuk mencapai tujuan dari usaha dagang atau usaha yang bergerak dalam penjualan produk. Semua usaha penjualan pasti mempunyai tujuan untuk menghasilkan omset penjualan besar dan menguntungkan, Namun tanpa didukung promosi penjualan yang baik omset penjualan optimal belum tentu bisa diraih untuk itu promosi penjualan sangat dan memang harus dilakukan oleh perusahaan. Untuk mencapai tujuan berupa omset penjualan yang optimal dan menguntungkan, Promosi penjualan yang benar dan tepat harus dilakukan, Karena pada dasarnya promosi penjualan mempunyai tujuan penting yang akan mendukung tercapaianya omset optimal yang menguntungkan bagi perusahaan. Agar perusahan tidak mengalami kerugian dan mencapai tujuannya yaitu mendapatkan omset penjualan yang optimal dibutuhkan pula strategi promosi penjualan yang baik dan agar bisa menarik pelanggan. 3. Mengetahui situasi pasar dan pesaing Pesaing yang menghasilkan atau menjual produk yang sama dengan produk yang ditawarkan, harus selalu diwaspadai karena persaingan akan menciptakan ego dan ketahanan diri untuk tetap survive dalam menghadapi kehidupan, untuk itu harus mampu menggaet pelanggan sebanyak mungkin, baik pelanggan baru maupun pelanggan lama, dan juga bagaimana cara mematikan laju perkembangan pesaing. Dengan demikian, dalam menjalankan strategi pemasaran yang kompetitif, seorang pengusaha diharapkan untuk terus-menerus mengetahui dan memantau setiap gerak-gerik pesaing. Pasar hendaknya ditentukan sehingga konsumen dan pesaing dapat dianalisis secara tepat. 4. Menjalin hubungan dengan pelangganSalah satu kunci sukses dalam berbisnis adalah selalu memelihara hubungan baik dengan pelanggan. Hubungan baik yang dapat dilakukan antara lain melakukan kontak melalui telepon secara berkala atau menginformasikan jika ada perubahan dalam komitmen yang telah dibuat karena sesuatu hal. Menjalin hubungan dengan pelanggan tidak harus selalu berjualan. Apalagi, kalau jumlah pelanggan tersebut cukup banyak yang hampir tidak memungkinkan perusahaan memahami satu per satu pelanggannya dengan baik dan lengkap. Untuk itu, diperlukan suatu cara yang tepat agar perusahaan dapat mengetahui pelanggannya secara lebih baik, sehingga mampu melayani mereka dengan lebih baik pula. 5. Memanfaatkan Jejaring SosialSalah satu strategi pemasaran yang cukup efektif adalah pemanfaatan media social (medsos). Saat ini, jual beli online semakin marak, pada situs jejaring sosial dan disinyalir dapat meningkatkan daya saing karena memuat berbagai informasi tentang produk yang ditawarkan seperti kualitas produk, foto produk, proses produksinya dan lain sebagainya. 6. Menentukan kebijakanHarga merupakan cerminan dari interaksi dari penawaran dan permintaan yang bersumber dari sector rumah tangga (sebagai sector konsumsi) dan sector industri (sebagai sector produksi). Sebagai cerminan kekuatan-kekuatan pasar, pemerintah tidak selalu dapat mengendalikan mekanisme pembentukan harga kepada kekuatan harga atau atas suatu komoditi tertentu. Dalam pasar persaingan sempurna, mekanisme harga merupakan jalan keluar yang tepat untuk menyelesaikan masalah perekonomian, tetapi pada kenyataannya struktur pasar yang benar-benar sempurna tidak pernah terwujud. Oleh karena itu, agar tercapai tingkat kesejahteraan masyarakat yang lebih merata, campur tangan pemerintah dalam penentuan harga terutama untuk komoditi-komoditi yang menyangkut hajat hidup orang banyak sangat diperlukan. 7. Mengetahui kapasitas produksiPelaku usaha harus mampu mengetahui kapasitas maksimal dalam menghasilkan suatu produk agar pemasaran berjalan seimbang dengan produksi. Jangan sampai membuat komitmen dengan pelanggan atau pembeli diluar batas kemampuan produksi, hal ini akan merusak hubungan bisnis dan melunturkan kepercayaan pelanggan. Semoga strategi pemasaran yang telah dibahas dapat memberikan manfaat khususnya bagi para pelaku usaha agrobisnis perkebunan dalam memperluas jangkauan pasarnya. Ditulis kembali oleh : Kukuh Wahyu W (BBP2TP) widjajantokukuh@yahoo.comTanggal : 4 Agustus 2017Sumber : Referensi berbagai sumber dari : Internet, Majalah Perkebunan yang diterbitkan oleh Puslitbangbun 2015Foto : BBP2TP