Loading...

Syukuran Dan Doa Bersama Acara Panen Padi Sawah Ip 200 Kelompoktani Tunas Harapan Desa Sungai Baung Mengundang Pejabat Pemerintah Batang Hari

Syukuran Dan Doa Bersama Acara Panen Padi Sawah Ip 200 Kelompoktani Tunas Harapan Desa Sungai Baung Mengundang Pejabat Pemerintah Batang Hari
Desa Sungai baung merupakan salah satu Desa di Kecamatan Muara Bulian yang terletak di seberang sungai Batanghari. Memiliki potensi lahan sawah ± 300 Ha dengan jenis lahan sawah tadah hujan. Pada tahun 2020 melalui bidang Sarana dan prasarana Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Batanghari, .Kelompok tani tersebut mendapat bantuan program Optimalisasi Lahan (OPLA) seluas 50 Ha. Yang dilaksanakan oleh Kelompok tani secara padat karya. Mulai dari pembuatan saluran irigasi, sejak BulanMaret 2020. Dilaksanakan Penanaman padi di Bulan Agustus 2020 ( MT. ASEP). Selanjutnya pada Bulan Desember 2020 anggota kelompok kembali melakukan penanaman, dan panen pada Bulan Maret 2021 (MT OKMAR). Oleh Karena tingginya animo masyarakat untuk menanam padi, sehingga sewaktu pada saat puncaknya musim hujan air sungai BatangHari meluap, sehingga persemaian padipun banyak yang tenggelam. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat anggota kelompoktani untuk menanam padi. Tapi alhamdullilah berkat kerja keras dan semangat para petani terwujud. Sehingga pada acara panen padi sekaligus Syukuran dan Do’a Bersama turut diundang para Pejaba tPemerintah Kabupaten Batanghari: Adapun pejabat pemerintah yang turut hadir adalah sbb: Wakil Bupati Batang hari ( Bapak Bahtiar.SP) Camat Muara Bulian ( Bapak Saman) Danramil Kecamatan Muara Bulian KepalaDinasTanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Batanghari Kepala PU seksi Pengairan Kepala Desa Sungai Baung Ketua BPD Desa Sungai Baung Hasil ubinan padi varietas Ciherang yang di penen dengan metode sampel acak yang laksanakan oleh Petugas Kecamatan yang dibantu oleh Penyuluh, provita mencapai 4,7 Ton/Ha GKP. Konversi ke Kering Giling 4,0 Ton /Ha GKG. Provitas tersebut masih rendah, dan masih bisa di tingkatkan dengan pemberin Kapur Tanah (Dolomit) dan melakukan pemupukan berimbang. (UngkapKoordinator BPP). Selanjutnya wakil Bupati Batanghari dalam kata sambutannya, lahan sawah ini pada saat musim kemarau tiba, untuk cadangan penampungan air perlu di usulkan untuk pembutan Embung. Selanjutnya dalam pengaturan pengelolaan air. Perlu dibentuk suatu wadah yaitu Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), yang berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah yaitu PU bidangPengairan. Penulis : EkoWidodo, SP (Penyuluh Pertanian Madya) Admin: Yeni Martina, SP, M.Si