Loading...

Tanah Dan Benih Adalah Faktor Produksi Kedelai Yang Sangat Menentukan

Tanah Dan Benih Adalah Faktor Produksi  Kedelai Yang Sangat Menentukan
Kedelai merupakan salah satu komoditas pangan utama setelah padi dan jagung. Komoditas ini memiliki kegunaan yang beragam, terutama sebagai bahan baku industri makanan kaya protein nabati dan sebagai bahan baku industri pakan ternak. Selain sebagai sumber protein nabati, kedelai merupakan sumber lemak, mineral, dan vitamin serta dapat diolah menjadi berbagai makanan seperti tahu, tempe, tauco, kecap, susu. mentega, minyak, keripik), dan bahan baku pakan ternak. Kedelai merupakan komoditas yang termasuk dalam produk yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Kedelai merupakan komoditas tanaman pangan strategis ketiga setelah padi dan jagung yang diikuti dengan komoditas gula (tebu) dan daging sapi. Selain itu, kedelai juga merupakan tanaman palawija yang kaya akan protein, sehingga mempunyai peran yang sangat penting dalam industri pangan dan pakan. Kedelai merupakan salah satu sumber protein nabati yang paling banyak dikonsumsi masyarakat, karena harganya yang relatif terjangkau Pada era 1990-an kita berswasembada kedelai. Puncak produksi kedelai terjadi pada 1992 dengan tingkat produksi 1,8 juta ton. Penurunan produksi kedelai ini, disebabkan oleh penetapan kebijakan harga sejak tahun 1992 ditiadakan, kebijakan tataniaga kedelai yang bebas dilakukan oleh pengusaha importir dan penetapan tarif impor tahun 1998 jauh di bawah bound tariff menyebabkan masuknya kedelai impor dengan harga murah. Akibatnya petani dalam negeri sulit bersaing dengan kedelai impor . Jawa Tengah merupakan salah satu sentra produksi kedelai di Indonesia. Produksi kedelai di Jawa Tengah menduduki peringkat kedua setelah Propinsi Jawa Timur. Selama periode 2008 sampai dengan 2011, rata-rata sekitar 20% produksi kedelai di Indonesia dihasilkan oleh Propinsi Jawa Tengah. Walaupun produksi yang dihasilkan cenderung mengalami kenaikan , akan tetapi pada tahun 2011 mengalami penurunan yang sangat tajam. Hal ini disebabkan oleh semakin banyak lahan pertanian yang dialih fungsikan menjadi non farm atau petani yang beralih menanam komoditas lain yang lebih menguntungkan. Saat ini, Indonesia termasuk negara produsen kedelai keenam terbesar di dunia setelah Amerika Serikat, Brasil, Argentina, Cina, dan India. Namun, produksi kedelai domestik belum mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri yang terus meningkat dari waktu ke waktu jauh melampaui peningkatan produksi domestik. Untuk mencukupinya, pemerintah melakukan impor. Kabupaten Grobogan mempunyai potensi produksi sebanyak 3,5 ton/Ha atau rata-rata produksi mencapai 2,6 ton/Ha. Ternyata dari uji labolatorium kedelai varitas grobogan kualitasnya terbaik dan diakui oleh 18 profesor dan 3 peneliti tingkat nasional, dengan kadar protein mencapai 60%. Sehubungan hal tersebut di atas maka Sri Isnowati melakukan penelitian tentang Faktor Yang Mempengaruhi Produksi Kedelai di Desa Kebonagung Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat efisiensi secara ekonomi usaha tani kedelai dan faktor produksi yang mempengaruhi hasil panen kedelai Dari hasil penelitian Sri Isnowati dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : Faktor produksi yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap produksi kedelai adalah faktor produksi tanah dan benih. Sedangkan faktor produksi pupuk dan tenaga kerja adalah tidak signifikan terhadap tingkat produksi kedelai. Uji secara bersamasama atas pengaruh faktor produksi yang digunakan yaitu tanah, benih, pupuk, dan tenaga kerja ternyata hasilnya menunjukkan bahwa faktor produksi yang dipakai secara bersama-sama adalah berpengaruh terhadap tingkat produksi kedelai. Saran Peningkatan produksi kedelai ditempuh dengan perluasan lahan dan penggunaan benih yang bermutu. Perluasan lahan ditempuh dengan meningkatkan indeks pertanaman karena jika dilakukan ekstensifikasi relatif sulit dilakukan. (Yulia Tri S) Email: yuliatrisedyowati@gmail.com Pustaka:: https://media.neliti.com/media/publications/103521-ID-analisis-faktor-faktor-yang-mempengaruhi.pdf https://www.e-jurnal.com › 2016/10 › faktor-yang-mempengaruhi-produksiKedelai di Desa Kebonagung Kecamatan Tegowanu Kabupaten Grobogan.