Loading...

TANAM JAGUNG TANPA OLAH TANAH

TANAM JAGUNG TANPA OLAH TANAH
Pada umumnya menanam didahului dengan pengolahan tanah. Namun dengan tujuan tertentu misalnya mengejar waktu musim hujan, tanam jagung dapat dilakukan dengan tanpa olah tanah, yaitu cara penanaman tanpa perlakuan persiapan lahan seperti pembalikan dan penggemburan tanah terlebih dahulu, hanya diperlukan lubang untuk membenamkan benih jagung kedalam tanah. Alat tugal diperlukan untuk melubangi permukaan tanah tempat benih jagung ditanam. Perlu diketahui, bahwa cara menanam jagung tanpa olah tanah ini tidak bisa diterapkan di semua jenis lahan, melainkan hanya lahan yang memiliki tanah gembur. Tanah yang keras tidak bisa tanam tanpa olah tanah ini. Biasanya cara tanpa olah tanah cocok dilakukan di lahan sawah, bekas tanaman padi yang telah selesai di panen. Bisa diterapkan di sawah tadah hujan maupun sawah beririgasi teknis yang ingin menerapkan rotasi tanaman. Jerami bekas tanaman padi sangat berguna sebagai mulsa untuk tanaman jagung. Kelebihan Cara Tanam Tanpa Olah TanahCara tanam tanpa olah tanah memiliki kelebihan sebagai berikut: 1) Lebih cepat waktu budidaya karena tidak dilakukan pengolahan tanah terlebih dahulu; 2) Menghemat biaya tenaga kerja mengolah tanah; 3) Menghindari kerusakan tanah, karena tanah yang terlalu sering dibalik dan digemburkan akan mengalami pengerasan dalam jangka panjang, serta terbuknya tanah ada potensi hilangnya mineral tanah; dan 4) Mengurangi erosi lapisan hara tanah bagian atas akibat proses pengolahan tanah. Kekurangan Cara Tanam Tanpa Olah TanahCara tanpa olah tanah mempunyai kelebihan, tetapi juga mempunyai kekurangan, antara lain: 1) Ada kemungkinan tanah telah ditumbuhi gulma yang bisa mengganggu pertumbuhan tanaman jagung; dan 2) Tidak dibukanya tanah ada kemungkinan sisa-sisa hama yang masih berkembang biak di atas lahan, dan bisa mengganggu pertumbuhan tanaman berikutnya. Persiapan Lahan Tanpa Olah TanahPersiapan lahan tanam jagung tanpa olah tanah meliputi: 1) Lahan dibersihkan dari jerami sisa panen padi dengan cara merajang atau mencacahnya, lalu cacahan jerami ditaburkan secara merata di atas permukaan lahan yang berguna sebagai mulsa penutup tanah; 2) Lahan juga dibersihkan dari gulma dengan herbisida, jika gulmanya cukup banyak, gunakan herbisida sistemik yang bisa membasmi gulma hingga ke akarnya; 3) Setelah 3 hari lahan diperiksa, jika masih terdapat gulma lakukan lagi penyemprotan, lalu seminggu setelah penyemprotan herbisida, lahan siap untuk ditanami jagung. Sebelum ditanami, di lahan tanpa olah tanah dibuat drainase berbentuk garis lurus dengan jarak antar ruas sekitar 2 meter. Tujuan pembuatan drainase ini untuk membuang kelebihan air, karena tidak ada peninggian bedeng tanam, sehingga lahan tidak terendam air. Bertanam Jagung di Lahan Tanpa Olah TanahPenanaman jagung pada lahan tanpa olah tanah gunakan jarak tanam dalam satu baris sekitar 20 cm, sedangkan jarak antar baris 70-75 cm. Penanaman benih bisa dilakukan maksimal seminggu setelah pemberian pupuk organik dan pengapuran. Lubang tanam dibuat dengan tugal atau mesin planter. Kedalaman lubang tanam sekitar 3-5 cm. Masukkan 2 biji benih jagung dalam satu lubang tanam, lalu tutup dengan tanah, jangan dipadatkan. Siapkan juga tempat persemaian benih jagung secara terpisah, gunanya untuk menyulam tanaman jagung yang gagal tumbuh, agar tanaman hasil sulaman memiliki umur yang sama dengan tanaman yang telah ditanam di lahan. Periksa pertumbuhan benih setelah satu minggu. Kemudian sulam benih yang gagal tumbuh dengan bibit yang telah disemaikan di tempat terpisah. Usahakan penyulaman dilakukan dengan tanaman yang seumur. Cara budidaya lainnya, seperti penyiapan benih, pemupukan, pengairan, pengendalian hama penyakit, dan panen dilakukan seperti tanam jagung di lahan dengan olah tanah.Selamat mencoba. (Penulis : SUSILO ASTUTI H. Dari Penyuluh Pertanian Pusluhtan). Sumber informasi1. Teknologi budidaya jagung. Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.2. Amir, MP dan Farida Arief. 2012. Teknologi Budidaya Jagung (Zea maize) Tanpa Olah Tanah (TOT). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sulawesi Selatan.3. Berbagai sumber.