Loading...

TANAM SRI (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION)

TANAM SRI (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION)
Kebutuhan bahan pangan khususnya beras dari tahun ke tahun semakin meningkat seiring dengan lajunya pertumbuhan penduduk. Di sisi lain alih fungsi lahan pertanian ke sektor lain semakin meningkat, sehubungan hal tersebut maka perlu adanya upaya-upaya peningkatan produksi padi antara lain dengan perbaikan kualitas tanah, membangun kembali ekosistem sawah agar dapat diperoleh produksi yang tinggi dan ramah lingkungan. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk meningkatkan produksi padi yaitu dengan cara menerapkan model usaha tani padi organik dengan metode SRI (System of Rice Intensification). Budidaya tanaman padi model SRI merupakan budidaya ramah lingkungan yang efisien dan efektif dengan mengelola sistem perakaran berbasis pengelolaan tanah, tanaman dan air. TUJUAN DAN SASARAN 1. Tujuan Tujuan pelaksanaan pelatihan SRI bagi kelompok tani adalah : a. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani. b. Meningkatkan produktivitas dan efisiensi usaha tani. c. Menghasilkan produksi padi yang berdaya saing tinggi, sehat dan berkelanjutan. d. Mengembangkan usahatani padi ramah lingkungan. 2. Sasaran Kelompok tani/ petani peserta pelatihan tingkat Kecamatan Lebaksiu. 3. Keluaran Meningkatkan pengetahuan petani peserta kegiatan pelatihan SRI. SELEKSI BENIH BERNAS - Dengan larutan air garam dan telur. - Air + Garam dapur diletakkan diember lalu di test dengan telur ayam, kalau telur mengapung berarti konsentrasi sudah cukup. - Benih dimasukkan dalam ember, yang mengapung diambil. - Benih yang tenggelam dicuci bersih dengan air. - Benih direndam 24 jam dan diperam 24-48 jam. PERSEMAIAN - Persemaian SRI dilakukan dengan cara kering/ lembab. - Dengan menggunakan peti/ besek/ baki - Untuk persemaian berukuran 15 x 15 cm butuh benih 60 - 70 buah atau 420 - 490 buah per hektar. - Kebutuhan benih 0,175 ha = 1,5 kg - Tiap besek sekitar 1 (satu) sendok makan benih - Sebagai media tumbuh benih dicampur dengan pupuk organik dengan perbandingan 1 : 1 dimasukkan dalam besek. PENGOLAHAN TANAH - Tanah dibajak dan digaru agar menjadi lumpur dan rata. - Biarkan 1-2 hari agar lumpur mengendap - Sebar pupuk organik secara merata. - Sebelum tanam bila petakan ada airnya perlu dikeringkan TANAM - Tanam transplantasi (tanam pindah tidak lebih dari 15 menit) - Umur muda 7 - 10 hari - Cara tanam : tunggal, dangkal, membentuk huruf L (horizontal) - Jarak tanam lebar 25 c 25 cm atau 30 x 30 cm. - Tidak menggenang air. PENYIANGAN - Penyiangan dilakukan 4 kali setiap 10 hari sekali - Dengan menggunakan garok (landak) - Agar tanah menjadi gembur TIDAK MENGGENANG TANAMAN - Tanaman padi bukan tanaman air, hanya butuh air. PRINSIP DASAR SRI 1. Pengolahan tanah sehat dengan menggunakan bahan organik 2. Benih sehat melalui uji benih bernas 3. Semai kering berumur muda (7-10 hari) 4. Tanam tunggal, dangkal, horisontal 5. Jarak tanam lebar 6. Tidak digenang 7. Penyiangan minimal 4 kali 8. Pengendalian OPT 9. Pasca panen dengan prinsip efektif dan efisien