Manggis (Garcinia mangostana) adalah salah satu jenis tanaman buah yang banyak tumbuh di daerah tropis bersuhu panas atau stabil. Manggis dapat tumbuh dengan baik pada daerah dataran rendah dengan ketinggian hingga 800 m di bawah permukaan laut dengan suhu udara optimal sekitar 22°C hingga 32°C, kelembaban udara 80% dan curah hujan sekitar 1500-2500 mm/tahun. Jenis tanah yang baik untuk menanam buah manggis adalah jenis tanah latosol dengan sistem drainase yang baik dan ph 5-7. Buah manggis ini memiliki kulit berwarna hijau ketika masih muda dan berwarna ungu atau merah ketika sudah masak dengan daging buah berwarna putih. Selain rasa yang enak, ternyata juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Bahkan saat ini banyak riset yang membuktikan manfaat kulit buah manggis, diantaranya mencegah kanker, mencegah infeksi, mengontrol tekanan darah, kaya akan antioksidan. Banyaknya manfaat buah manggis, sehingga banyak orang yang mencoba melakukan budidaya manggis ini, salah satu teknis budidayanya dengan cara sambung pucuk. Langkah membudidayakan buah manggis cara sambung pucuk.• Menyiapkan bibit manggis dengan cara perbanyakan secara vegetatif atau cara sambung pucuk • Menanam bibit buah manggis. Setelah bibit buah manggis hasil sambung pucuk memiliki daun yang banyak dan memiliki tinggi batang sekitar 70 cm maka pindahkan bibit buah manggis ke dalam lubang tanam yang telah disediakan. Bukalah polibag semaian dengan cara merobek secara perlahan dan masukkan bibit ke dalam lubang. Tutup lubang dengan menggunakan tanah yang ada di sekitar lubang dan padatkan . Lakukan hal yang sama sampai semua lubang tertanam;• Melakukan perawatan pohon manggis. Perawatan yang dilakukan adalah menyulam bibit manggis yang mungkin tidak tumbuh saat ditanam dan melakukan pembersihan lahan tanam pohon manggis• Pemupukan. dilakukan kembali setelah tanaman berumur 6 bulan setelah tanam dan usahakan terus melakukan pemupukan minimal 1 tahun sekali dengan pupuk kandang. Tahap pemberian pupuk berikutnya pada saat tanaman manggis berumur 1-3 tahun dengan campuran 400-500 gr Urea, 650-700 gr SP36, 900-1000 gr KCL (3:1:2) yang diberikan 2-3 kali dalam setahun. Tanaman berumur 4 tahun dan seterusnya dipupuk dengan campuran urea, SP36 dan KCL (1:4:3) sebanyak 3-6 kg/pohon ditambah 40 kg/pohon pupuk kandang. Pupuk ditaburkan didalam larikan/di dalam lubang di sekeliling batang dengan diameter sejauh ukuran tajuk pohon dalam larikan dan lubang sekitar 10-20 cm sedangkan jarak antar lubang sekitar 100-150 cm• Pengairan, pada fase awal pertumbuhan tanaman, pengairan tanaman dilakukan setiap 1 – 2 kali sehari, terutama pada musim kemarau agar tanah tetap terjaga kelembapannya. Setelah tanaman berumur di atas 2 tahun, maka interval pengairan dapat dikurangi secara bertahap• Pengendalian hama dan penyakit, hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman manggis adalah Ulat daun (Stictoptera signifera), Kutu api, Penyakit Cendawan (Pestalotia flagisettula, Botrydiplodia sp, Pellicularia kolerago). Hama dan penyakit tersebut dapat ditangani dengan menggunakan pestisida atau insektisida dengan dosis yang tepat. Untuk menyiapkan bibit dengan sambung pucuk dilakukan langkah-langkah sebagai berikut:• Menyemai biji buah manggis terlebih dahulu di polibag, setelah biji tumbuh dan memiliki diameter batang 1 cm, langkah berikutnya mengambil pucuk dari pohon manggis yang sudah terbukti berbuah. Usahakan ukuran pucuk dari pohon yang sudah berbuah sama dengan diameter bibit semai yang akan dijadikan pohon bawah; • Melakukan pemotongan pada batang bibit semaian dengan potongan rata dan belah pada bagian tengahnya sehingga membentuk huruf v, • Melakukan sayat pucuk pohon buah manggis yang sudah berbuah membentuk huruf v juga sehingga dapat disatukan ke batang bawah, • Memasukkan pucuk pohon manggis dari batang yang berbuah tadi kedalam sayatan batang bawah kemudian diikat dengan menggunakan tali secara kuat jangan sampai menyebabkan bibit patah;• Memotong daun-daun dari pucuk yang disambung kemudian tutuplah sambungan dengan menggunakan plastic tranparan dan diletakkan di areal yang teduh dan; • Melakukan penyiraman pada pagi dan sore hari. Plastik sudah bisa dibuka bila bibit sudah mulai mengeluarkan tunas daun; • Menyiapkan lubang tanam dengan ukuran 60 cm x 60 cm dan kedalaman 50 cm. Isi lubang tanam dengan menggunakan campuran tanah dan pupuk kandang sampai 2/3 bagian terisi. Biarkan lubang tanam selama 1 (satu) bulan untuk memastikan bahwa pupuk kandang sudah menyerap dengan baik. Demikian langkah teknik budidaya buah manggis dengan cara sambung pucuk dan agar cepat berbuah. Semoga dapat bermanfaat.Susi Deliana Siregar Daftar Pustaka: Rahmat Rukmana, 1994. Budidaya Manggis, Penerbit Kanisius Yogyakarta;Standar Operasional Prosedur Manggis, 2008. Pusat Kajian Hortikultura Tropika IPB