Loading...

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN JAGUNG

TEKNIK BUDIDAYA TANAMAN JAGUNG
Jagung merupakan salah satu komoditas yang paling sering ditanam petani. Selain gandum dan padi, tanaman jagung (Zea Mays L) merupakan salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat terpenting di dunia. Jagung memiliki cukup kandungan gizi dan serat kasar yang memadai sebagai bahan makanan pokok pengganti beras Untuk meminimalkan pengairan, ada baiknya penanaman jagung dimulai pada awal musim hujan. Meskipun memiliki daya adaptasi yang tinggi, saat membudidayakan jagung petani perlu memperhatikan tanah dan lahan yang akan digunakan. Pastikan tanah memiliki kandungan hara yang baik serta memiliki pH antara 5-8. Berikut merupakan langkah-langkah budidaya tanaman jagung: Melakukan pengolahan tanah dengan cara mencangkul agar tanah menjadi gembur serta membersihkan lahan dari gulma, setelah itu diamkan selama satu minggu untuk dianginkan Membuat bendengan dengan ukuran lebar 1 meter dan ketinggian 20-30cm Campurkan tanah dengan kapur dolomit dengan dosis 1 ton per 2 hektar lahan. Hal ini dilakukan agar pH tanah tetap terjaga dan mengurangi resiko membusuknya akar karena tingkat keasaman tanah yang terlalu tinggi. Melakukan pemupukan dasar menggunakan campuran kotoran ayam dengan kotoran kambing atau sapi. Kotoran ayam meningkatkan kandungan nitrogen sedangkan kotoran kambing atau sapi dapat meningkatkan kandungan kalium serta fosfat di dalam tanah.